kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Platform Kerja Berbasis Kecerdasan Buatan Mengincar 100 Perusahaan Indonesia


Jumat, 02 Oktober 2026 / 21:11 WIB
Platform Kerja Berbasis Kecerdasan Buatan Mengincar 100 Perusahaan Indonesia
ILUSTRASI. Artificial Intelligence (AI) - Kecerdasan Buatan (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) ke perusahaan semakin masif. Teknologi ini mulai digunakan untuk membantu menyusun dokumen, menerjemahkan konten hingga membagi pekerjaan ke dalam sejumlah tugas.

Peluang tersebut turut dibidik Morningmate, platform manajemen kerja yang merupakan versi global dari Flow asal Korea Selatan. Masuk ke Indonesia melalui distributor PT Mining Mind Utama, Morningmate membidik sedikitnya 100 perusahaan dan tim pada tahun pertama.

Platform ini dilengkapi AI Assistant yang dapat membantu menghasilkan ide, memecah persoalan kompleks menjadi bagian yang lebih kecil, menerjemahkan konten dengan mempertahankan konteks, serta menyusun dan menyunting tulisan. AI juga dapat membagi pekerjaan besar menjadi sejumlah subtask.

Baca Juga: Tingkatkan Nilai Tambah, KKP Dorong Hilirisasi Kampung Nelayan Merah Putih

Selain itu, fitur Wiki memungkinkan tim menyimpan dan mengelola dokumentasi dalam satu tempat, termasuk mengimpor berkas yang sudah ada. Morningmate juga memiliki layanan komunikasi antartim, pengelolaan proyek dan tugas, serta penyimpanan berkas.

Direktur PT Mining Mind Utama Ray Lee mengatakan, perusahaan melihat peluang membawa praktik kerja kolaboratif  perusahaan-perusahaan Korea Selatan ke pasar Indonesia.

"Kami ingin menggabungkan pengalaman tersebut dengan karakter bisnis Indonesia. Kami juga akan mengumpulkan masukan dari pengguna lokal untuk menyesuaikan layanan dan dukungan Morningmate dengan kebutuhan serta pola kerja di Indonesia," ujarnya, dalam keterangan resmi, Jumat (2/10). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×