kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PLN beri pelatihan & uji kompetensi kelistrikan pegawai MRT


Kamis, 01 Februari 2018 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Pembangunan MRT sesuai jadwal


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tidak lama lagi Jakarta akan memiliki moda transportasi baru yang modern yakni Mass Rapid Transit atau dikenal dengan MRT. Ini moda transportasi yang sepenuhnya digerakan oleh energi listrik.

Berkaitan dengan itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai penyedia listrik nasional mendapat kepercayaan untuk memberikan pembelajaran dan uji kompetensi kelistrikan bagi para pegawai pengelola Mass Rapid Transit (MRT).

Untuk itu pihak PLN dengan PT MRT Jakarta telah menandatangani kesepakatan tentang kerja sama penyelenggaraan pembelajaran dan sertifikasi kompetensi oleh General Manager PLN Corporate University Wisnu Satrijono dan Direktur Operasi Dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Agung Wicaksono pada Senin (29/1) di Jakarta.

Wisnu mengatakan, PLN siap memberikan pembelajaran tentang transmisi dan distribusi tenaga listrik kepada pengelola MRT.

“Kami memiliki banyak tenaga ahli yang terdidik dan terlatih untuk mengajar. Materi ajarnya mencakup pemeliharaan gas insulated substation, pengoperasiona gardu induk, pemeliharaan trafo, pemeliharaan gardu distribusi, dan lainnya,” jelasnya melalui siaran pers, Kamis (1/2).

Pelatihan akan dimulai pada triwulan satu. Ada sekitar 60 peserta yang ikut dari MRT. Sementara itu, Agung Wicaksono menyatakan, perusahaannya mendukung penuh program bersama PLN ini.

“Kami dukung program yang dapat meningkatkan kompetensi pegawai MRT, terutama masalah listrik. Ini merupakan wujud sinergi yang baik antara badan usaha daerah (BUMD) dengan badan usaha negara (BUMN),” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×