kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

PLN operasikan 8 PLTG MPP kapasitas 500 MW


Senin, 12 Desember 2016 / 15:34 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (persero) mengoperasikan 8 PLTG dan Mobile Power Plant dengan total kapasitas mencapai 500 MW. Satu PLTG beroperasi pada bulan ini, sedangkan 7 PLTG lainnya beroperasi pada semester-II 2016 yakni sejak Juli hingga November 2016. 

Pembangunan ini dikerjakan oleh anak usaha PLN yakni Bright PLN Batam dengan total investasi Rp 8 triliun. Bright Batam menggandeng PT GE Operation Indonesia sebagai main contractor dan PTPP sebagai subkontraktor dari proses kontruksinya.

Amir Rosidin, Direktur Bisnis Regional Sumatera mengatakan, pembangunan proyek ini selesai dalam waktu rerata 6 bulan sejak serah terima lahan dari PLN kepada Bright PLN Batam. Pembangunan juga menilik dari lokasi dari wilyah yang masih kekurangan pasokan listrik dan membutuhkan pasokan seiring dengan pertumbuhan wilyah. 

"PLTG MPP ini merupakan pilihan tepat untuk mengatasi deifist daya dalam waktu singkat," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Senin (12/12).

Bersamaan dengan itu, PLN juga membangun pembangkit-pembangkit baru yang sifatnya fixed seperti PLTU sehingga nantinya apabila daerah tersebut sudah tercukupi pasokannya dan ada daerah lain yang membutuhkan maka pembangkit mobile ini dapat dengan mudah dipindahkan ke lokasi atau daerah yang masih sangat membutuhkan tambahan pasokan listrik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×