kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.633   47,00   0,27%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PLN pasok listrik smelter dan properti di Kalbar


Senin, 30 Oktober 2017 / 16:34 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hari ini (30/10) meneken nota kesepahaman untuk perjanjian jual beli listrik dengan dua perusahaan yang akan berinvestasi di Kalimantan Barat. 

Perusahaan itu adalah PT Dinamika Sejahtera Mandiri (DSM) yang akan membangun smelter alumina berkapasitas 2 juta ton per tahun yang berlokasi di Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau. Yang kedua untuk pengembangan kawasan real estate PT Kurnia Jaya Raya (KJR). Pasokan listrik untuk DSM sebesar 150 mega volt ampere (MVA) dan untuk KJR sebesar 20 MVA.

“Setelah beberapa proyek pembangkit di Kalbar berhasil COD (Commercial Operational Date), diharapkan akan diikuti dengan peningkatan penjualan terutama untuk pelanggan industri dan bisnis,” ungkap General Manager PLN Wilayah Kalimantan Barat Richard Safkaur, Senin (30/10).

Pembangunan smelter alumina DSM akan dimulai pada 2018 dan selesai pada 2020. PLN Wilayah Kalimantan Barat akan memasok kebutuhan listriknya sebesar 150 MVA pada 2020.

Kata Richard, di Kalimantan Barat industri pengolahan hasil tambang memang menjadi salah satu sektor yang diminati oleh investor. Sebelumnya pada 2016, PLN juga menandatangani MoU penyaluran tenaga listrik untuk pabrik Smelter Grade Alumunia Refinery (SGAR) dengan kapasitas 2 juta ton per tahun dengan kapasitas daya 100 MW.

Sementara itu, Komisaris Utama DSM Swadono menyatakan, untuk pembangunan proyek pembangunan kawasan mall, apartemen serta perumahan di Kubu Raya oleh KJR akan dimulai pada 2018 dan selesai pada 2023. Ke depannya PLN akan menyediakan energi listrik untuk proyek tersebut dengan daya 20 MVA. "Kami punya 30 hektare (ha), yang pertama akan meluncur adalah Transmart pada Februari 2018," ungkap Swadono.



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×