kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   37,00   0,22%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Ponsel masih impor, Wiko akan naikkan harga


Kamis, 27 Agustus 2015 / 22:22 WIB


Reporter: David Oliver Purba | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Produsen gadget asal Prancis, Wiko Mobile mengaku ikut terkena dampak pelemahan rupiah. Perusahaan yang baru meluncurkan tiga produk barunya ini, berencana menaikkan harga untuk beberapa tipe. 

"Kami lakukan perubahan harga, tapi hanya untuk sebagian tipe saja," ungkap Chief Excecutive Officer Wiko Mobile Indonesia, Dwi Lingga Jaya kepada KONTAN, Kamis (27/8).

Wiko terpaksa menaikan harga jual akibat biaya impor yang semakin tinggi. Saat ini, Wiko masih mengimpor seluruh produknya dari pabriknya yang berada di China. Namun, Wiko masih enggan memberitahu rencana kenaikan harga produknya. 

Meski ada kenaikan harga, Wiko yakin, penjualan ponsel pintar di Indonesia mencapai targetnya. "Memang daya beli masyarakat turun tapi bukan berarti tidak ada pembeli," ungkap Dwi.

Sekadar informasi, Wiko meluncurkan tiga produk baru di segmen menengah alias mid-end yaitu Bloom 2, Wiko Selfy dan Wiko Highway Signs. Perusahaan menawarkan gimik uang kembali atau cashback sampai Rp 800.000 bagi pembelian produk baru ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×