kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Populasi sapi pejantan unggul bakal digenjot


Selasa, 03 Januari 2012 / 18:34 WIB
Populasi sapi pejantan unggul bakal digenjot
ILUSTRASI. ilustrasi ibu hamil


Reporter: Bernadette Christina Munthe | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah menargetkan tahun ini mampu meningkatkan populasi sapi pejantan unggul (proven bull) sebanyak 160 ekor atau naik 200% dari jumlah populasi tahun 2011 sebanyak 40 ekor.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro menyebutkan, pada tahun 2013 mereka berharap bisa meningkatkan populasi sapi pejantan unggul itu menjadi 200 ekor dan naik lagi menjadi 400 ekor di tahun 2014.

Target pemerintah itu mendapat dukungan dari Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Daging dan Feedlot Indonesia Johny Liano. Ia bilang dengan kenaikan produksi sapi pejantan unggul itu bisa menghemat devisa negara.

Sebab, harga sapi pejantan berkisar antara harga Rp 30 juta hingga ratusan juta rupiah. Bertambahnya populasi sapi pejantan itu diharapkan bisa meningkatkan produktifitas sapi di Indonesia. "Kalau produksi semen (sperma) sapi bisa dilakukan di dalam negeri, ini bisa diaplikasikan kepada lebih banyak sapi betina di dalam negeri," kata Johny ketika dihubungi KONTAN, Selasa(3/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×