kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PPI tunggu keputusan pemerintah atas impor 500.000 ton beras


Senin, 15 Januari 2018 / 16:38 WIB
Direktur Utama PT PPI Agus Andiyani


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI/Persero) mengaku masih menunggu keputusan pemerintah atas pelaksanaan impor beras.  Total impor beras mencapai 500 ribu ton dari Thailand dan Vietnam.

"Beras masih bersiap, kita tunggu keputusan lebih lanjut," ujar Direktur Utama PPI, Agus Andiyani, Senin (15/1).

PPI sebelumnya telah membuat pengajuan izin impor untuk komoditas beras. Namun, mekanisme pengadaan beras pun belum diputuskan oleh PPI.

Agus bilang ada dua mekanisme, lelang dan penunjukan langsung. Mekanisme pertama adalah lelang di mana penjual terdiri dari berbagai daerah yang melakukan penawaran. Mekanisme lelang dapat dilakukan ketika kondisi normal.

Mekanisme kedua adalah pembelian penunjukan langsung. Hal itu dapat dilakukan pada keadaan darurat di mana impor dibutuhkan secara cepat. "Sekarang sedang dibahas, kita tunggu saja," jelasnya.

Impor juga dilakukan secepatnya dengan melihat musim panen. Agus bilang pemerintah menargetkan impor dilakukan akhir Januari.

Impor beras ini diharapkan mampu menekan harga yang belakangan cenderung naik. PPI akan menggandeng pedagang beras agar distribusi berjalan lancar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×