kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Produksi batubara Bumi Resources (BUMI) naik 8,34% menjadi 87 juta ton di 2019


Selasa, 21 Januari 2020 / 16:40 WIB
Produksi batubara Bumi Resources (BUMI) naik 8,34% menjadi 87 juta ton di 2019
ILUSTRASI. Stasiun pengumpul batu bara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Sangatta, Kalimantan Timur.

Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) merealisasikan volume produksi batubara sebesar 87 juta ton pada 2019 lalu. Jumlah ini tumbuh 8,34% (yoy) dibandingkan capaian produksi batubara di 2018 silam sebesar 80,3 juta ton.

Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan, hasil produksi yang terbilang jumbo disebabkan BUMI memiliki cadangan batubara yang cukup melimpah.

Baca Juga: Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS) Mengantisipasi Efek Konflik AS-Iran

Saat ini, tambang batubara BUMI yang dikelola oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Arutmin Indonesia, dan PT Pendopo Energi Batubara mempunyai cadangan batubara lebih dari 3 miliar ton. Tambang batubara BUMI juga tergolong luas. Misalnya, KPC yang memiliki luas wilayah konsensi sebesar 90.938 hektar (Ha).

"KPC dan Arutmin memiliki cadangan yang cukup untuk 20 tahun dengan kemampuan produksi hingga 100 juta ton per tahun," terang dia, Selasa (21/1).

Manajemen BUMI menargetkan mampu meningkatkan produksi batubara sekitar 5% di tahun ini. Dengan begitu, ada kemungkinan produksi batubara perusahaan mencapai 91,35 juta ton pada tahun ini.

Baca Juga: Ekspansi tambang batubara diprediksi kembali sepi di tahun ini




TERBARU

Close [X]
×