kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Produksi batubara Bumi Resources (BUMI) naik 8,34% menjadi 87 juta ton di 2019


Selasa, 21 Januari 2020 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Stasiun pengumpul batu bara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Sangatta, Kalimantan Timur.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

Bumi Resources juga telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 50 juta--US$ 60 juta di tahun ini. Sebagian besar capex BUMI tahun ini digunakan untuk perawatan dan pemeliharaan serta menunjang eksplorasi tambang.

"BUMI sudah berinvestasi dalam infrastruktur dalam lima sampai enam tahun terakhir untuk meningkatkan kemampuan produksi," ungkap Dileep.

Baca Juga: Direktur BUMI bilang sulit prediksi cicilan utang untuk tahun 2020, ini alasannya

Manajemen Bumi Resources juga memastikan tidak akan melakukan akuisisi tambang baru pada tahun ini dan memilih untuk memaksimalkan aset tambang yang ada.

Kendati begitu, BUMI akan fokus juga pada diversifikasi bisnis non-batubara. Salah satunya dengan memaksimalkan potensi anak usahanya di bidang tambang mineral yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×