kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Produksi daging sapi bisa naik 23,23%


Selasa, 31 Desember 2013 / 07:15 WIB
ILUSTRASI. Hingga Semester I-2022, Indika Energy (INDY) Realisasikan Capex US$ 19,3 Juta Foto Dok Indika Energy


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Fitri Arifenie

JAKARTA. Kementrian Pertanian menargetkan produksi daging sapi di tahun 2014 naik 23,23% dibandingkan dengan tahun ini. Suswono, Menteri Pertanian mengatakan, produksi daging sapi pada tahun depan ditargetkan mencapai 530.000 ton.


Sementara, produksi daging sapi di tahun ini hanya 430.000 ton. "Sebenarnya pasokan daging di dalam negeri cukup jika persoalan transportasi dan distribusi bisa dibenahi," ujar Suswono, Senin (30/12).

Suswono menjabarkan beberapa langkah yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan produksi daging nasional. Pertama, meningkatkan kelahiran sapi melalui inseminasi buatan (IB) dan intensifikasi kawin alam dengan target 3,2 juta ekor kelahiran.

Kedua, pemerintah akan menggenjot program integrasi sapi dengan sawit dan juga pemanfaatan lahan untuk padang penggembalaan seluas 164.000 hektare (ha).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×