kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.971   42,00   0,25%
  • IDX 7.101   -63,09   -0,88%
  • KOMPAS100 978   -11,00   -1,11%
  • LQ45 721   -10,33   -1,41%
  • ISSI 250   -1,95   -0,77%
  • IDX30 393   -5,76   -1,45%
  • IDXHIDIV20 491   -7,10   -1,42%
  • IDX80 110   -1,28   -1,14%
  • IDXV30 134   -2,01   -1,47%
  • IDXQ30 128   -1,52   -1,17%

Produksi daging sapi bisa naik 23,23%


Selasa, 31 Desember 2013 / 07:15 WIB
Produksi daging sapi bisa naik 23,23%
ILUSTRASI. Hingga Semester I-2022, Indika Energy (INDY) Realisasikan Capex US$ 19,3 Juta Foto Dok Indika Energy


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Fitri Arifenie

JAKARTA. Kementrian Pertanian menargetkan produksi daging sapi di tahun 2014 naik 23,23% dibandingkan dengan tahun ini. Suswono, Menteri Pertanian mengatakan, produksi daging sapi pada tahun depan ditargetkan mencapai 530.000 ton.


Sementara, produksi daging sapi di tahun ini hanya 430.000 ton. "Sebenarnya pasokan daging di dalam negeri cukup jika persoalan transportasi dan distribusi bisa dibenahi," ujar Suswono, Senin (30/12).

Suswono menjabarkan beberapa langkah yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan produksi daging nasional. Pertama, meningkatkan kelahiran sapi melalui inseminasi buatan (IB) dan intensifikasi kawin alam dengan target 3,2 juta ekor kelahiran.

Kedua, pemerintah akan menggenjot program integrasi sapi dengan sawit dan juga pemanfaatan lahan untuk padang penggembalaan seluas 164.000 hektare (ha).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×