kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

Proyek multifungsi Rp 2 triliun resmi meluncur di Tangerang


Minggu, 27 Mei 2018 / 08:31 WIB
Proyek multifungsi Rp 2 triliun resmi meluncur di Tangerang


Sumber: Kompas.com | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Termotivasi penjualan maksimal proyek-proyek sebelumnya, Triniti Land melansir Collins Boulevard di Tangerang, Banten, Sabtu (26/5/2018). Proyek dengan estimasi gross development value (GDV) senilai Rp 2 triliun ini dikembangkan dengan konsep multifungsi. Di dalamnya mencakup tiga menara apartemen dengan total 2.400 unit, satu menara perkantoran, hotel bintang empat, dan lifestyle plaza.

Founder Triniti Land Bong Candra mengatakan, pasar apartemen di Tangerang, dan Tangerang Selatan, terutama kawasan Gading Serpong sangat potensial. "Ada kekosongan pasokan selama kurun 2015-2018. Karena bangun apartemen butuh 3 sampai 4 tahun. Selama kurun waktu itu tidak ada pasokan sama sekali, sementara kebutuhan terus meningkat," terang Bong.

Dia melanjutkan, kebutuhan tersebut berasal dari ribuan mahasiswa baru yang menempuh studi di perguruan-perguruan tinggi di kawasan Gading Serpong dan sekitarnya hingga ke BSD City.

Sebut saja Universitas Bina Nusantara (Binus) yang setiap tahunnya menerima 9.000 mahasiswa baru, SGU University, dan Universitas Bunda Mulia.

Kebutuhan hunian dari ribuan mahasiswa ini belum terakomodasi dengan baik oleh pasokan yang minim. Kalau pun ada dormitori yang dikembangkan pihak universitas, jumlahnya terbatas, dengan harga sewa sekitar Rp 5 juta per bulan.

Karena itu, mudah dimafhumi jika produk-produk awal Triniti Land seperti Brooklyn Residence, Spring Water Residence, dan The Smith, terjual dengan angka rata-rata penjualan di atas 95 persen.

Mengacu pada kinerja penjualan tersebut, Collins Boulevard hadir menjawab kebutuhan pasar, terutama kalangan milenial, keluarga muda, dan investor muda.
Dengan tawaran harga perdana Rp 400 juta tipe studio, Rp 700 juta tipe 1 kamar tidur, Rp 1,2 miliar tipe 2 kamar tidur, Rp 1,4 miliar untuk tipe 3 kamar tidur, menara pertama Collins Boulevard terjual 417 unit.

"Total menara pertama ini 900 unit," tambah Bong. Selain mampu menjual unit-unit apartemen, Triniti Land juga telah mendapat konfirmasi pembeli satu menara perkantorannya senilai Rp 500 miliar dari Panin Bank.

Collins Boulevard dikembangkan di atas lahan seluas 2,4 hektar uang dibeli Triniti Land senilai Rp 250 miliar. Dana untuk akuisisi lahan dan konstruksi, aku Bong, berasal dari kas internal berupa working capital sebesar 10-15 persen, penjualan 40 persen, dan sisanya 45-50 persen dari pinjaman perbankan. (Hilda B Alexander)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Resmi Meluncur, Proyek Multifungsi Rp 2 Triliun di Tangerang
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×