kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Proyek tol Sumatera hanya menunggu restu presiden


Rabu, 06 Maret 2013 / 17:34 WIB
ILUSTRASI. Beredar kabar bahwa produksi model Xenia lawas akan dihentikan. Hal ini termasuk juga saudaranya, yakni Avanza.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Proyek pembangunan tol Trans Sumatera kini sudah tertuang dalam draft Peraturan Presiden (Perpres). Draft Perpres itu akan diajukan ke Presiden pekan depan untuk ditandatangani.

Hatta Radjasa, Menteri Koordinator Perekonomian menjelaskan, draft Perpres itu sudah disetujui di tingkat Kementerian. "Draft dari Sekretariat Negara dan Kementerian Keuangan semua sudah selesai. Terus akan kami akan ajukan kepada Presiden," ujar Hatta kepada wartawan di kantornya, Rabu (6/3).

Hatta menjelaskan, dalam draft Perpres tersebut, berisikan tentang status PT Hutama Karya (Persero) yang ditunjuk pemerintah untuk menjadi pihak yang nantinya membuat dan mengoperasikan tol tersebut.

Hatta juga bilang, selain itu draft Perpres berisi tentang penyertaan modal negara (PMN) untuk pembangunan proyek. "Permintaan dari PT Hutama Karya mencapai Rp 5 triliun dan akan diberikan secara bertahap," ujar Hatta.

Menurut Hatta, pemberian PMN tersebut untuk menstimulus dana proyek. Nantinya pihak PT Hutama Karya bisa mencari sumber dana lain seperti pinjaman atau penerbitan obligasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×