kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PT Angkasa Pura I bidik pengelolaan sejumlah bandara, termasuk Bandara Komodo


Minggu, 28 Januari 2018 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Pekerjaan Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. PT Angkasa Pura I (AP I) (Persero) membidik sejumlah bandara untuk dioperasikan pada 2018. Salah satu bandara tersebut adalah Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Israwadi, Corporate Secretary PT AP I mengatakan selain Bandara Komodo, perusahaan pelat merah ini juga membidik bandara lain yang saat ini masih dikelola Kementerian Perhubungan (Kemhub) yakni Bandara Mutiara Sis Al Jufri (Palu ,Sulawesi Tengah), Bandara Syukuran Aminuddin Amir (Luwuk, kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah), Bandara Sentani (Jayapura, Papua), dan Bandara Samarinda Baru (Samarinda, Kalimantan Timur).

"Setidaknya, dua dari bandara tersebut bisa kami kelola tahun ini," ucapnyaa di Yogyakarta akhir pekan lalu.

Saat ini, AP I mengelola 13 bandara di seluruh Indonesia. Diharapkan tambahan pengelolaan bandara ini bisa meningkatkan bisnis AP I.

Sekedar informasi, tahun ini AP I menyiapkan belanja modal atau capital expanditure (capex) Rp 18,8 triliun. Belanja modal ini rencananya akan digunakan untuk pembangunan sejumlah bandara seperti New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, serta pengembangan Bandara Ngurah Rai untuk menyambut Rapat Tahunan International Monetery Fund (IMF) dan World Bank di Bali tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×