kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PT KAI incar pendapatan Rp 9,4 triliun


Kamis, 16 Mei 2013 / 18:26 WIB
PT KAI incar pendapatan Rp 9,4 triliun
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Kamis 2 Desember 2021, periksa sebelum tukar valas/pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/07/2019


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memacu kinerja perusahaannya termasuk memacu kinerja keuangan perusahaan sepur tersebut. Perusahaan pelat merah tersebut mengincar pendapatan di tahun 2013 sebesar Rp 9,4 triliun.

"Proyeksi pendapatan kami di tahun 2013 sebesar Rp 9,4 triliun. Angka tersebut naik dari realisasi pendapatan di tahun 2012 yang sebesar Rp 6,9 triliun," ujar Kurniadi Atmosasmito, Direktur Keuangan PT KAI saat acara  Forum Komunikasi Investasi BUMN di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (16/5). 

Menurut Kurniadi, rincian pendapatan tersebut sebesar Rp 4,06 triliun (43%) berasal dari angkutan barang, Rp 3,68 triliun (39%) berasal dari angkutan penumpang, dan Rp 1,7 triliun berasal dari pendapatan non transportasi (18%).

Kurniadi bilang target tersebut sudah bergeser tumpuannya dari total pendapatan di tahun 2012, di mana di tahun lalu pendapatan dari angkutan penumpang yang paling besar. "Target ke depannya 60% pendapatan dari angkutan barang, dan sisanya dari angkutan penumpang dan pendapatan non transportasi," jelasnya.

Kurniadi juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah berinvestasi sebesar Rp 7,6 triliun untuk pengembangan kereta rel listrik (KRL) yang ada di wilayah Jabodetabek. Investasi tersebut untuk membiayai sarana KRL Rp 5,48 triliun dan untuk prasarana KRL Rp 2,13 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×