kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PT KAI incar pendapatan Rp 9,4 triliun


Kamis, 16 Mei 2013 / 18:26 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Kamis 2 Desember 2021, periksa sebelum tukar valas/pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/07/2019


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memacu kinerja perusahaannya termasuk memacu kinerja keuangan perusahaan sepur tersebut. Perusahaan pelat merah tersebut mengincar pendapatan di tahun 2013 sebesar Rp 9,4 triliun.

"Proyeksi pendapatan kami di tahun 2013 sebesar Rp 9,4 triliun. Angka tersebut naik dari realisasi pendapatan di tahun 2012 yang sebesar Rp 6,9 triliun," ujar Kurniadi Atmosasmito, Direktur Keuangan PT KAI saat acara  Forum Komunikasi Investasi BUMN di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (16/5). 

Menurut Kurniadi, rincian pendapatan tersebut sebesar Rp 4,06 triliun (43%) berasal dari angkutan barang, Rp 3,68 triliun (39%) berasal dari angkutan penumpang, dan Rp 1,7 triliun berasal dari pendapatan non transportasi (18%).

Kurniadi bilang target tersebut sudah bergeser tumpuannya dari total pendapatan di tahun 2012, di mana di tahun lalu pendapatan dari angkutan penumpang yang paling besar. "Target ke depannya 60% pendapatan dari angkutan barang, dan sisanya dari angkutan penumpang dan pendapatan non transportasi," jelasnya.

Kurniadi juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah berinvestasi sebesar Rp 7,6 triliun untuk pengembangan kereta rel listrik (KRL) yang ada di wilayah Jabodetabek. Investasi tersebut untuk membiayai sarana KRL Rp 5,48 triliun dan untuk prasarana KRL Rp 2,13 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×