kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

PT Vale Indonesia bangun pabrik dan smelter baru


Selasa, 31 Juli 2012 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. (Kiri ke kanan) CEO Ceklab.id Caesar Givani. CTO Ceklab Ivan Sinarso tunjukan aplikasi Ceklab.id.foto/KONTAN/Ratih Waseso Aji


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Vale Indonesia akan membangun pabrik pemurnian dan satu line smelter hingga lima tahun ke depan. Pabrik pemurnian dibangun di Kab Worowali, Sulawesi Tengah dan satu line smelter akan dibangun di Surowako, Sulawesi Selatan.

Teuku Mufizar Mahmud, General Manager Media Communications PT Vale Indonesia Tbk bilang, kapasitas pabrik pemurnian mineral itu mencapai 20.000 metrik per per tahun.

Selain membangun pabrik pemurnian dan line smelter, perseroan akan membangun fasilitas penunjang seperti, jalan penghubung antara smelter dan pabrik pemurnian, sekolah, perkantoran, perumahan, dan banyak lagi. "Fasilitas penunjang itu mempermudah akses dan kesejahteraan para pegawai kami," ungkap, Mufizar.

Perseroan menargetkan, seluruh pembangunan pryek tersebut selesai tahun 2017 dengan dana senilai US$ 2 miliar. Saat ini, perseroan sedang mengerjakan akses penghubung antara smelter dengan pabrik pemurnian.

Dengan dibangunnya tambahan satu line smelter dan satu pabrik pemurnian, Perseroan berharap bisa menaikkan kapasitas produksi dari 73.000 metrik per ton per tahunnya menjadi 120.000 metrik per ton per tahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×