kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Puradelta berhasil jual lahan 20 ha ke Kohler


Senin, 04 Desember 2017 / 10:28 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) akhirnya berhasil menjual lahan seluas 20 hektare (ha) kepada perusahaan asal Amerika Serikat, Kohler.

Dengan begitu, pengembang kota Deltamas ini telah mencatatkan penjualan lahan 59,1 ha sepanjang tahun ini. Hasil tersebut membuat Puradelta semakin dekat dengan target penjualan lahan industri pada tahun ini yang sebesar 60 ha. 

Tondy Suwanto, Direktur Puradelta Lestari, mengatakan pihaknya optimistis akan mencapai target marketing sales pada tahun 2017 karena hingga saat ini inquiry yang masuk dari sejumlah investor untuk membeli lahan industri Puradelta cukup banyak. 

Kohler telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas produksi di kawasan industri Greenland International Industrial Center (“GIIC”) di Kota Deltamas pada tanggal 28 November 2017. Penjualan lahan kepada Kohler juga diyakini akan memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap pendapatan usaha DMAS pada tahun 2017. 

"Dengan hasil tersebut, kami selangkah lagi akan mencapai target penjualan lahan pada tahun ini," imbuh Tondy dalam keterangan resminya, Senin (4/12).

Adapun, kehadiran Kohler semakin menambah panjang daftar perusahaan ternama yang membangun fasilitas produksi di kawasan industri GIIC milik DMAS.   Sebelumnya, dua perusahaan otomotif ternama SAIC GM Wuling dan Mitsubishi telah beroperasi tahun ini.

Pabrik Mitsubishi menempati lahan seluas 51 ha dan telah mulai beroperasi sejak bulan April lalu. Sedangkan Pabrik SAIC GM Wuling menempati lahan seluas 60 ha dan telah beroperasi sejak bulan Juli lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×