kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

RALS tak tertarik bikin toko online


Rabu, 09 Agustus 2017 / 18:11 WIB
RALS tak tertarik bikin toko online


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Banyak peritel yang mulai mengembangkan bisnis lewat penjualan e-commerce. Tapi itu tak membuat PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) latah. Alih-alih mengikuti strategi yang sama, perusahaan ini justru menguatkan gerai ritelnya dengan melakukan serangkaian strategi transformasi.

Suryanto, Direktur RALS mengatakan bahwa sejauh ini Ramayana masih mencatatkan pertumbuhan positif. Kendati harus merevisi target pertumbuhan pendapatan tahun ini dari 8% menjadi 0,5%, namun perusahaan ini masih melihat peluang bertumbuh. Khususnya di segmen fesyen yang terus mencatatkan kinerja baik.

Ramayana memilih untuk bekerja sama dengan platform e-commerce untuk menjajakan produknya melalui platform tersebut. Hal ini jauh lebih efisien ketimbang membuat platform sendiri.

"Kami tidak mau investasi terlalu besar, karena online itu investasinya besar," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/8).

Dirinya juga yakin segmen RALS saat ini tidak akan banyak terpengaruh oleh online. Pasalnya, untuk segmen menengah ke bawah tidak terlalu mengandalkan teknologi dalam berbelanja. Kebutuhan untuk melihat langsung, mengecek langsung dan sensasi berbelanja secara langsung masih besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×