kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Revisi kontrak PKP2B empat anak usaha ITMG rampung


Kamis, 02 April 2015 / 16:39 WIB
Promo KFC dengan Bank Muamalat 20-22 Oktober 2023, 9 Potong Ayam Goreng Harga Rp 88.000-an Saja.


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Empat perusahaan tambang pemegang konsesi perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) anak usaha PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) bakal menggengam kontrak anyar dalam waktu dekat.

Sejumlah perusahaan tersebut sudah menyepakati draf revisi kontrak PKP2B dengan pemerintah. "Sudah tidak ada persoalan. Kami sudah selesai pembahasannya dengan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) serta dengan Kementerian Keuangan pada pertengahan Maret lalu," kata Leksono Poeranto, Direktur Indo Tambangraya Megah, Kamis (2/4).

Adapun empat anak usaha emiten batubara berkode ITMG yakni PT Indominco Mandiri, PT Trubaindo Coal Mining, PT Bharinto Ekatama, dan PT Jorong Barutama Grestons.

Menurut Leksono, draf revisi kontrak tersebut memuat enam poin renegosiasi yang diamanatkan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. Yakni, peningkatan penerimaan negara, kegiatan pengolahan batubara, penyesuaian luas wilayah tambang, kewajiban divestasi saham, peningkatan kandungan lokal, serta kelanjutan operasi menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

"Tergantung dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kapan mereka menjadwalkan penandatangan kontraknya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×