CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Ribuan nelayan NTB jatuh miskin, ada apa?


Senin, 09 Oktober 2017 / 21:25 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Larangan penangkapan benih lobster membuat nelayan di Nusa Tenggara Barat (NTB) tertekan.

"Larangan penangkapan benih lobster di perairan NTB membuat puluhan ribu kepala keluarga nelayan jatuh miskin," ujar Ketua Kadin Provinsi NTB, L. Herry Prihatin kepada KONTAN, Senin (9/10).

Herry bilang benih lobster yang ditangkap di NTB tidak merusak lingkungan. Penangkapan benih lobster tidak menggunakan alat yang merusak dan kimia berbahaya.

Selain itu teknologi perkembangan lobster telah berkembang di luar Indonesia. "Teknologi pembesaran lobster dikuasai oleh Vietnam dan Filipina," terang Herry.

Pelarangan ini dianggap menghentikan laju pertumbuhan ekonomi nelayan NTB. Herry bilang seharusnya pemerintah memberikan solusi dengan mengajarkan cara budidaya lobster kepada nelayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×