kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Rittal jual rak server hingga Rp 20 juta per unit


Selasa, 11 Agustus 2015 / 18:50 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rittal GmbH & Co. KG mulai masuk pasar Indonesia. Perusahaan mulai memasarkan produk penunjang sistem IT yang biasa digunakan untuk meletakan hardware server di Indonesia melalui PT Rittal Indonesia dan distributor resminya, PT Konexindo Unitama.

Suharlim Tedjokusumo, Direktur Konexindo bilang, sejatinya, produk dengan merek Rittal ECO Rack itu sudah dijual sejak kuartal kedua lalu. Sejauh ini, respon pasar cukup bagus. "Hingga akhir tahun, kami menargetkan penjualan hingga seribu unit," ujar Suharlim.

Target pasar utamanya adalah kantor-kantor kecil dan perusahaan-perusahaan besar. Direktur sekaligus pemilik perusahaan tersebut optimistis targetnya bisa tercapai. Sebab, Rittal Rack memberikan banyak keunggulan ketimbang rak konvensional lain.

Selain kekuatan, rak ini juga diklaim lebih dingin untuk hardware server. Sebab, sebesar 80% bagian rak tersebut merupakan sisi yang berlubang yang membuat distribusi udara lebih lancar.

Lalu, tidak seperti rak lain, bagian atas Rittal RacK juga bisa dipasangi AC yang juga diproduksi oleh Rittal, sehingga instalasinya mudah dan presisi.

Berat AC tersebut 70 kg. Sementara, Rittal RacK mampu menahan beban hingga 1,4 ton. Harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung ukuran. Rentang harganya bervariasi, mulai Rp 5 juta hingga Rp 20 juta.

Suharlim menambahkan, ini merupakan kerjasama yang keenam sejak perusahaannya berdiri. Sebelumnya, Konexindo telah menjadi distributor resmi dari sejumlah principal seperti Axis Communications, Systimax Solutions, Eaton, dan NVT.

Setelah Rittal, Suharlim mengaku masih mengincar sejumlah principal lain. "Kami ingin menjadi distributor fiber running seperti yang banyak digunakan dalam jaringan broadband seperti Indihome," pungkasnya. Sayang, dia masih merahasiakan detail rencana ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×