Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Markus Sumartomjon
JAKARTA. Pengembang properti asal Sumatera Barat, Riyadh Group Indonesia kian ekspansif di luar daerah asal. Setidaknya ada lima rencana proyek anyar yang berlokasi di Medan, Padang, Jakarta, Manado, dan Batam. Dua proyek, Setiabudi Condominium di Medan dan Kotabaru Condotel di Padang akan mulai dibangun akhir tahun ini.
Proyek Setiabudi meliputi tiga menara dengan jumlah unit secara keseluruhan 810 unit. Apartemen low cost ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 199 juta per unit. "Masyarakat Medan sudah siap dengan residensial high rise. Apalagi beroperasinya Bandara Kualanamu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi," ujar Bally Saputra, Chief Executive Officer Riyadh Group Bally Saputra ke KONTAN, Kamis (3/10).
Buktinya, walaupun belum diluncurkan secara resmi, Bally mengklaim salah satu menara sudah ludes terjual.
Sedangkan proyek Kotabaru Condotel mencakup sekitar 200 unit dengan harga sekitar Rp 700 juta per unit. Kondotel ini akan berlabel hotel bintang lima yang dikelola Bally International Management Hotel, operator hotel milik Riyadh Group sendiri. "Ini adalah proyek high rise kami yang pertama di Padang," ujar Bally.
Untuk membangun Setiabudi Condominium dan Kotabaru Condotel, Riyadh Group mengalokasikan investasi masing-masing Rp 200 miliar dan Rp 150 miliar. Targetnya, kedua proyek rampung dibangun pertengahan 2015.
Selain itu, pengembang Pancoran Riverside di Pancoran Jakarta ini juga sedang menjajaki akuisisi lahan di Jakarta, Manado, dan Batam.
Di Jakarta dan Manado, perusahaan ini berencana mendirikan proyek superblok berupa apartemen, hotel, dan ritel. Sedangkan di Batam, mengembangkan kota mandiri di atas lahan seluas 5.000 hektare (ha).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News