kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Ruas Cipali dilirik pengembang kawasan industri


Kamis, 23 Juli 2015 / 15:35 WIB


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rampungnya jalan tol Cikampek - Palimanan (Cipali) memberikan dampak besar dari segi kemajuan infrastruktur. Pengembang kawasan industri pun tak ingin ketinggalan memanfaatkan kenaikan popularitas lahan yang dilewati ruas tol baru tersebut.

Sanny Iskandar, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, mengatakan, jalur Tol Cipali menjadi menarik karena wilayahnya cukup luas dan melintasi berbagai Kabupaten seperti Subang, Purwakarta, dan Cirebon.

"Ketersediaan lahan untuk perluasan kawasan Industri Manufaktur di sebelah timur Jakarta sudah semakin terbatas. Selama 20 tahun terakhir, pembangunan Kawasan Industri terkonsentrasi di sebelah kiri dan kanan jalan tol Jakarta-Cikampek," kata Sanny di Jakarta, Rabu (22/7).

Sanny semakin optimistis, mengingat pemerintah berencana membangun pelabuhan baru di Kabupaten Cirebon. Pelabuhan ini merupakan pergeseran dari rencana semula pemerintah untuk membangun pelabuhan baru di Kabupaten Karawang.

"Ini akan mendorong potensi pengembangan jalur Cipali menjadi Kawasan Industri untuk manufaktur, baik itu elektronik, otomotif, komponen otomotif, maupun makanan dan minuman," ujar Sanny.

Sanny menyebut, ada 3 pengembang yang sudah menyatakan ketertarikannya untuk membangun Kawasan Industri di jalur Tol Cipali. Sayangnya Sanny menolak menyebutkan identitas 3 pengembang tersebut. "Yang jelas mereka adalah pemain lama yang sudah teruji dan memiliki pengalaman dalam membangun Kawasan Industri," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×