kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sarana Menara Nusantara (TOWR) sediakan capex sampai Rp 3,5 triliun tahun ini


Kamis, 13 Februari 2020 / 20:25 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan menara dan infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyiapkan capex sebesar Rp 3 triliun sampai Rp 3,5 triliun tahun ini.

Wakil Direktur TOWR, Adam Ghifari menjelaskan pendanaan capex akan berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan.

Baca Juga: Sarana Menara (TOWR) gunakan kas internal dan pinjaman untuk akuisisi menara

"Tahun ini, pesanan TOWR akan lebih banyak  berupa fiber optic, karena fiber optic banyak digunakan oleh para operator telekomunikasi untuk menghubungkan data dari menara ke menara dalam jumlah banyak,"jelasnya pada Kontan.co.id, Kamis (13/2).

Ia melanjutkan, tahun ini pihaknya akan punya total fiber optic sepanjang 36.000 kilometer, termasuk dengan fiber optic yang sudah dibangun pada 2019. 

TOWR juga menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 9% sampai 10% tahun ini. Target tersebut tidak jauh berbeda dengan target pertumbuhan 2019 yang berkisar di angka 8% sampai 9%.

Baca Juga: Beli menara EXCL, ini rekomendasi untuk saham CENT dan TOWR

"Kenaikan pendapatan disokong oleh penambahan tenant (penyewa) yang diperkirakan bisa sebanyak 2.000-3.000," katanya singkat tanpa merinci porsi tenant untuk menara baru maupun kolokasi.

Namun demikian, pihaknya optimistis jika target tersebut tercapai, sebab industri telekomunikasi di Indonesia masih mempunyai prospek pertumbuhan yang bagus karena kebutuhan internet yang semakin tinggi. "Pesanan untuk fiber optic saat ini sudah banyak, jadi kami optimistis," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×