kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 18.005   42,00   0,23%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Sariwangi target panen 1.000 ton teh di kuartal I


Selasa, 31 Januari 2012 / 15:48 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta, Kamis (11/2/2021)


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Perkebunan teh milik Sariwangi Group menargetkan kenaikan panen teh sebesar 25% di kuartal I tahun ini. Kenaikan panen dilakukan setelah perusahaan sukses melakukan peremajaan tanaman sejak dua tahun lalu.

Andrew T Supit, Director Trade Commerce PT Sari Wangi Group mengungkapkan, target panen teh kuartal I, bisa mencapai 1.000 ton, atau naik 25% dari realisasi panen teh waktu yang sama tahun 2011 lalu, sebesar 800 ton. "Program replanting sudah menampakkan hasil," ujar Andrew kepada KONTAN (31/1).

Sekedar informasi saja, saat ini lahan perkebunan teh yang dimiliki Sariwangi Group tercatat seluas 3.500 hektar (ha) yang tersebar di Bandung dan Sukabumi. Dalam melakukan peremajaan, Andrew mengaku mengeluarkan dana yang cukup besar, tapi sayangnya ia enggan merincinya.

Ia hanya menghitung, setiap satu hektar lahan kelapa sawit membutuhkan investasi sebesar Rp 50 juta. Maka itu, pihak Sariwangi berusaha menyiasatinya dengan bertahap. "Dananya terlalu besar jika dilakukan secara serentak," terang Andrew.

Melihat program peremajaan tanamanan teh yang sudah memperlihatkan hasil, Andrew optimistis hasil panen teh bisa lebih tinggi dari realisasi panen tahun lalu sebesar 4.000 ton teh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×