CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,33   10,53   1.04%
  • EMAS995.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Sebanyak 3 Proyek PLTP Dijadwalkan COD Tahun Ini, Total Kapasitasnya 108 MW


Minggu, 16 Januari 2022 / 20:23 WIB
Sebanyak 3 Proyek PLTP Dijadwalkan COD Tahun Ini, Total Kapasitasnya 108 MW
ILUSTRASI. PLTP


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengawal sejumlah proyek pembangkit listrik panas bumi (PLTP). 

Dalam pipeline Kementerian ESDM, ada 3 proyek PLTP direncanakan memasuki tahapan operasi komersial atau commercial operation date (COD) pada tahun ini. Ketiga PLTP tersebut meliputi PLTP Sorik Marapi #3, PLTP Lumut Balai #2, dan PLTP Sokoria #2. 

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana memastikan, Kementerian bakal melakukan sejumlah upaya agar pengerjaan proyek-proyek PLTP bisa berjalan sesuai rencana. 

Beberapa contoh upaya yang dilakukan di antaranya melakukan penyederhanaan perizinan dan proses administrasi pengusahaan panas bumi, Memantau (monitoring) progres pengembangan proyek panas bumi eksisting serta menerima masukan dan kendala pengembangan proyek, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: PLTP Rantau Dedap Mulai Beroperasi Komersial

“Ditjen EBTKE telah melaksanakan debottlenecking melalui fasilitasi maupun koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan kendala proyek PLTP,” ujar Dadan kepada Kontan.co.id pekan lalu.

Seperti diketahui, pemerintah dan PLN telah mencanangkan penambahan pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) sebanyak 20,9 gigawatt (GW) dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030. Sebanyak 3.355 megawatt (MW) atau sekitar 8% di antaranya direncanakan berasal dari penambahan pembangkit listrik tenaga panas bumi. 

PLTP Sorik Marapi #3, PLTP Lumut Balai #2, dan PLTP Sokoria #2 merupakan bagian dari proyek-proyek PLTP yang masuk ke dalam bagian dari RUPTL tersebut. PLTP Sorik Marapi #3 dikembangkan oleh PT Sorik Marapi Geothermal Power. 

PLTP yang berloasi di Provinsi Sumatera Utara ini memiliki kapasitas 50 MW. Hingga pekan lalu, kemajuan pengerjaan konstruksinya sudah mencapai 75,67%.

Baca Juga: Proyek Pembangkit Energi Terbarukan Mulai Bergulir, Tapi Belum Cepat

PLTP Lumut Balai #2 dikembangkan oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). Berlokasi i di Sumatera Selatan,  PLTP Lumut Balai #2 memiliki kapasitas 55 MW. Sampai pekan lalu, progres konstruksi PLTP Lumut Balai #2 mencapai 60%.

Sementara itu, PLTP Sokoria #2 dikembangkan oleh PT Sokoria Geothermal Indonesia. PLTP yang berloasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut memiliki kapasitas 3 MW. Hingga pekan lalu, kemajuan konstruksi proyek PLTP ini mencapai 40%.

Dengan demikian, jika dijumlahkan, total kapasitas dari 3 PLTP tambahan yang dijadwalkan memasuki tahapan COD di tahun 2022 ini berjumlah 108 MW.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×