kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sejuta hektar jagung di tengah kebun sawit


Selasa, 21 Februari 2017 / 12:25 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Pertanian terus Berupaya menggenjot 1 juta hektare (ha) penanaman jagung di tengah kebun sawit. Setelah menanam jagung di tengah kebun sawit milik PTPN II, Sumatera Utara, Menteri Pertanian Amran Sulaiman kembali melakukan tanam perdana jagung di PTPN V Kebun Sei Galuh.

"Program penanaman itu harus menjadi program berlanjut di PTPN V. Jangan sampai rumput lebih banyak tumbuh di tengah-tengah kebun sawit," tuturnya, pekan lalu.

Program integrasi sawit - jagung seluas 1 juta ha merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Salah satu komitmen pemerintah adalah agar tak ada lagi impor jagung sepanjang tahun ini.

"Jika berhasil, setiap hektare lahan memproduksi 1 ton, maka akan menghasilkan 5 juta ton. Tahun lalu, kita dapat menekan impor 3 juta ton, artinya kita menghemat devisa Rp10 triliun. Kita mimpikan tahun ini tidak ada lagi impor jagung," imbuhnya.

Dirut PTPN V, Berlino Mahendra Santosa, menyampaikan saat ini lahan yang siap penanaman seluas 200 ha dan pada Mei mendatang akan dilakukan penanaman seluas 500 ha. Setiap tahun di kebun PTPN V ada program replanting seluas 5.000 ha per 6 bulan.

Jika tingkat produktivitas 1 ton per ha, maka akan menghasilkan kontribusi yang cukup dan signifikan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan berupa benih jagung jenis hibrida varietas NT-104 untuk luas lahan kebun 700 ha, serta benih cabai sebanyak 5.000 benih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×