kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.746   39,00   0,23%
  • IDX 8.722   75,28   0,87%
  • KOMPAS100 1.203   9,49   0,80%
  • LQ45 851   4,36   0,52%
  • ISSI 314   5,33   1,73%
  • IDX30 438   0,61   0,14%
  • IDXHIDIV20 510   0,48   0,09%
  • IDX80 134   1,05   0,79%
  • IDXV30 140   0,61   0,44%
  • IDXQ30 140   0,16   0,12%

Semester I, Adaro Energy produksi 24,06 juta ton batubara


Selasa, 31 Juli 2018 / 22:45 WIB
Semester I, Adaro Energy produksi 24,06 juta ton batubara
ILUSTRASI. Tambang Batubara PT Adaro Indonesia Tbk


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) memproduksi 13,11 juta ton pada kuartal II tahun ini. Jumlah tersebut turun 1% dari 13,27 Mt pada periode sebelumnya. Total produksi batubara ADRO sepanjang semester I ini mencapai 24,06 juta ton atau turun 4% dari periode yang sama tahun lalu.

Mahardhika Putranto, Head of Corporate Secretary dalam laporan operasional perkuartalan ADRO menyampaikan bahwa aktivitas pengupasan lapisan penutup yang tinggi dengan mengupas 68,96 juta bank cubic meter (bcm) pada kuartal II tahun 2018, naik 21% dari periode yang sama tahun lalu . Total pengupasan lapisan penutup ADRO untuk semester I tercatat sebesar 122,99 juta bcm, atau naik 10% dari sebelumnya.

Sepanjang tahun ini, ADRO memproyeksikan produksi batubara pada rentang 54-56 juta ton untuk tahun 2018 seiring perkiraan akan adanya peningkatan demand di kuartal III. Pada kuartal II, total penjualan batubara ADRO mencapai 12,87 juta ton atau turun 3% dari sebelumnya.

Sementara total volume penjualan untuk semester I mencapai 23,80 juta ton atau turun 6% dari sebelumnya. ADRO telah mendapatkan komitmen bagi sebagian besar volume penjualan batubara sampai akhir tahun ini dan terus aktif dalam menciptakan pemahaman dan penerimaan pasar untuk batubara kalori 4700 dan 4200.

Pasar domestik masih mendominasi penjualan dengan 22% dari penjualan batubara dalam enam bulan pertama tahun 2018. Disusul kemudian penjualan ke Malaysia 12%, Cina 12%, India 12%, Jepang 10%, Korea Selatan 9%, Hong Kong 8%, Spanyol 5%, Taiwan 4%, Filipina 3%, Thailand 2% dan lainnya 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×