kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Semester lalu, nilai ekspor kopi tumbuh 116,8%


Selasa, 02 Agustus 2011 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. Kian terjangkau, harga mobil bekas Toyota Yaris per Oktober kini mulai Rp 70 jutaan


Reporter: Bernadette Christina Munthe | Editor: Edy Can


JAKARTA. Penjualan kopi pada semester pertama 2011 terasa manis. Kementerian Perdagangan mencatat, nilai ekspor kopi tumbuh sebesar 116,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selama periode Januari hingga Juni lalu, ekspor kopi telah mencapai US$ 474,7 juta. Sementara, pada periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor kopi hanya sebesar US$ 219 juta.

"Nilai ekspor kopi bisa bertambah 116% karena terjadi peningkatan, baik di sisi volume maupun dari sisi harga yang membaik,” kata Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Selasa(2/8).

Kementerian Perdagangan menghitung, volume ekspor kopi hingga Mei lalu sudah tumbuh 53,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Organisasi Kopi Internasional (ICO) mencatat ekspor kopi Indonesia pada Mei 2011 sebanyak 440.000 karung atau setara 26.400 ton. Volume ini naik sekitar 4,76% dibandingkan ekspor bulan April yang tercatat 420.000 karung atau setara 25.200 ton. Sementara harga juga mengalami lonjakan sebesar 41,2% dari harga tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×