kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.825   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.116   84,56   1,05%
  • KOMPAS100 1.145   13,33   1,18%
  • LQ45 828   6,98   0,85%
  • ISSI 288   4,37   1,54%
  • IDX30 430   3,68   0,86%
  • IDXHIDIV20 517   3,69   0,72%
  • IDX80 128   1,38   1,09%
  • IDXV30 140   1,13   0,81%
  • IDXQ30 140   1,00   0,72%

Semester lalu, nilai ekspor kopi tumbuh 116,8%


Selasa, 02 Agustus 2011 / 20:52 WIB
Semester lalu, nilai ekspor kopi tumbuh 116,8%
ILUSTRASI. Kian terjangkau, harga mobil bekas Toyota Yaris per Oktober kini mulai Rp 70 jutaan


Reporter: Bernadette Christina Munthe | Editor: Edy Can


JAKARTA. Penjualan kopi pada semester pertama 2011 terasa manis. Kementerian Perdagangan mencatat, nilai ekspor kopi tumbuh sebesar 116,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selama periode Januari hingga Juni lalu, ekspor kopi telah mencapai US$ 474,7 juta. Sementara, pada periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor kopi hanya sebesar US$ 219 juta.

"Nilai ekspor kopi bisa bertambah 116% karena terjadi peningkatan, baik di sisi volume maupun dari sisi harga yang membaik,” kata Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Selasa(2/8).

Kementerian Perdagangan menghitung, volume ekspor kopi hingga Mei lalu sudah tumbuh 53,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Organisasi Kopi Internasional (ICO) mencatat ekspor kopi Indonesia pada Mei 2011 sebanyak 440.000 karung atau setara 26.400 ton. Volume ini naik sekitar 4,76% dibandingkan ekspor bulan April yang tercatat 420.000 karung atau setara 25.200 ton. Sementara harga juga mengalami lonjakan sebesar 41,2% dari harga tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×