kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Service charge di mal milik Ciputra bakal naik


Kamis, 07 Februari 2013 / 11:00 WIB
ILUSTRASI. Staycation Seru! Promo Hotel Tiket.com Diskon 30% & Ekstra Diskon Hingga Rp360.000


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tahun 2013 dibuka dengan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) secara bertahap hingga 15% di sepanjang tahun. Tentu saja kenaikan tarif ini berimbas pada industri properti, tak terkecuali pengembang properti ternama di Indonesia yaitu PT Ciputra Property Tbk.

"Kenaikan TDL menambah biaya produksi dan dampaknya akan lebih parah untuk biaya operasional mal," kata Artadinata Djangkar, Direktur PT Ciputra Property Tbk di Jakarta, Rabu (6/2). Karena itulah, perusahaan saat ini mempertimbangkan untuk  menaikkan biaya perawatan gedung service charge di pusat perbelanjaan miliknya sebesar 15%.

Namun diakui Artadinata, kenaikan biaya service charge secara tiba-tiba, melainkan akan menunggu waktu yang tepat. "Yang pasti kenaikan tidak bisa seketika karena akan berat bagi para penyewa," tandasnya. Sayang, Artadinata tidak menjelaskan kapan pemberlakuan tarif service charge baru tersebut.

Perlu diketahui, PT Ciputra Property memiliki sekitar 10 mal di Indonesia, diantaranya adalah Mal Ciputra Jakarta dan Mal Ciputra Semarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×