kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Suplai Gas Minim, PLTG Belawan Belum Beroperasi


Jumat, 23 Oktober 2009 / 17:38 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. PT Pertamina EP merugi karena suplai gas dari lapangan Glagah Kambuna ke pembangkit PT PLN (Persero) PLTG Glagah Kambuna masih terhambat. Sudah lebih dari dua minggu PLTG Belawan belum beroperasi. Hal ini diungkapkan oleh Manager Humas PT Pertamina EP, Mohamad Harun, Jumat (23/10).

"Harapannya dalam 3 hingga 4 hari ke depan, pembangkit Belawan bisa beroperasi sehingga Pertamina bisa menyalurkan gas ke Belawan," ujar Harun.

Menurutnya, jika dalam 3-4 hari ke depan, pembangkit Belawan masih belum bisa beroperasi, maka Pertamina terpaksa menunggu untuk bisa memberikan suplai gas ke Belawan. Ia menyebutkan, jumlah gas yang akan disuplai mencapai 30-40 juta kaki per kubik.

"Sehingga dari produksi gas sebesar itu, kami akan memperoleh hasil samping kondensat sebesar 3500 bbl per hari," lanjut dia.

Ia menjelaskan kondensat itu, akan dikirim kepada kilang Pertamina. Kemudian dicampur dengan minyak mentah lainnya sebagai bahan baku kilang yang selanjutnya menjadi produk-produk BBM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×