kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Survei Kemenhub: 35,75% masyarakat bakal mudik Natal dan Tahun Baru


Senin, 16 Desember 2019 / 06:58 WIB
Survei Kemenhub: 35,75% masyarakat bakal mudik Natal dan Tahun Baru
ILUSTRASI. Petugas Aviation Security memantau pergerakan penumpang arus mudik Natal dan Tahun Baru 2018 melalui layar CCTV di Posko Mudik Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (21/12). Manajemen Bandara Soekarno-Hatta memprediksi puncak arus libur Natal d

Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 35,75% masyarakat Indonesia bakal mudik pada liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Hasil ini diperoleh dari survei yang dilakukan lembaga tersebut terhadap 2.200 responden.

Dari total responden yang disurvei, sebanyak 55% menyatakan akan melakukan mudik saat Nataru. Sementara sisanya, yakni 45% responden menyatakan tidak akan melakukan mudik saat Nataru.

Baca Juga: Akhir pekan ini jadi puncak mudik Natal dan Tahun Baru 2020

Saat Natal 2019 Lebih lanjut, responden yang tidak melakukan mudik memiliki sejumlah alasan. Ada yang mengatakan tiket mudik sudah habis. Responden yang menjawab alasan ini kurang dari 10 %.

Kemudian, mereka juga menjawab tidak mudik karena menghindari macet. Mereka yang memiliki alasan ini sebanyak lebih dari 10 %. Ada pula yang beralasan tidak memiliki cuti kerja.

Responden dengan latar belakang ini memiliki porsi cukup besar yakni sekitar 40 %. Lalu porsi paling banyak datang dari responden yang memang tidak merayakan Natal, lebih dari 40 %.

Baca Juga: Selama libur Natal dan tahun baru, tol layang Jakarta-Cikampek bebas tarif

"Alasan lain adalah menghindari macet, biaya mudik yang mahal, serta tidak memiliki kampung halamab, masing-masing dengan %tase lebih dari 10 %," tulis Balitbang.

Responden dengan akses internet

Namun perlu diketahui, jumlah tersebut datang dari responden yang telah memiliki akses internet. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyatakan, sebanyak 65 % penduduk Indonesia dapat mengakses internet.

Sebagai informasi, survei dilakukan lewat media yang terhubung ke internet, seperti WhatsApp sebanyak 88 %, Instagram sebesar 4 %. Kemudian Twitter dengan total 1 % dan media sosial lainnya sebanyak 4 %.

Balitbang memprediksi sebanyak 35,75 % masyarakat Indonesia akan melakukan mudik pada akhir tahun ini dan awal tahun mendatang. (Rosiana Haryanti)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "35,75 % Masyarakat Diprediksi akan Mudik Saat Nataru",

 




TERBARU

Close [X]
×