kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Surya Pertiwi (SPTO) Cenderung Konservatif Bidik Kinerja pada 2023


Kamis, 25 Mei 2023 / 16:51 WIB
Surya Pertiwi (SPTO) Cenderung Konservatif Bidik Kinerja pada 2023
Aktivitas pabrik Surya Pertiwi (SPTO). Surya Pertiwi (SPTO) Cenderung Konservatif Bidik Kinerja pada 2023.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Kegiatan usaha SPTO berfokus pada distribusi produk-produk kamar mandi dan peralatan dapur di Indonesia. Perseroan membagi kegiatan operasional berdasarkan segmentasi produk menjadi 4 segmen yang terdiri dari saniter, fitting, peralatan dapur, dan lainnya.

Keempat segmen tersebut membawahi 9 brand yang didistribusikan oleh Surya Pertiwi yaitu TOTO, Villeroy & Boch, Geberit, Stiebel Eltron, Franke, Kaldewei, Eco, Jacuzzi, dan W.Atelier. 

Pada 2022, SPTO mencatatkan penjualan dari segmen produk saniter sebesar Rp 1,24 triliun atau naik 10,3% yoy.  Kontribusi terbesar berasal dari komponen barang Lokal dengan total penjualan sebesar Rp 1,21 triliun atau meningkat 9,9% dari tahun sebelumnya.

Pendapatan dari segmen produk saniter memberikan kontribusi sebesar 50,5% terhadap total pendapatan Perseroan pada tahun 2022.

Baca Juga: BPOM Kembali Rilis Obat Sirup Aman Dikonsumsi, Ini 177 Daftar Produknya

Selain itu, pihaknya juga mencatatkan penjualan dari segmen produk Fitting mencapai Rp 1,12 triliuan atau naik 14,3% dari Rp 985,4 miliar pada tahun 2021. Penjualan dari segmen produk Fitting untuk barang lokal naik 13,3% atau Rp 114,1 miliar. Komponen barang lokal memberikan kontribusi sebesar 86,1% dari total penjualan produk Fitting.

Sedangkan penjualan dari segmen Peralatan Dapur sebesar Rp 28,4 miliar, turun 21,9% dari sebelumnya Rp 36,4 miliar pada tahun 2021. Barang impor masih mendominasi segmen ini yang mencapai 74,9% atau Rp 21,3 miliar dari total penjualan.

Segmen produk lain-lain termasuk produk seperti bak mandi dan pemanas air. Pada 2022, perseroan membukukan penjualan dari segmen Produk Lainnya sebesar Rp 64,9 miliar, meningkat 36,4% jika dibandingkan dengan Rp 47,6 miliar pada tahun 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×