kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Tak langgar aturan, Rudiantara persilakan SIMO berbisnis di Indonesia


Selasa, 11 Desember 2018 / 22:37 WIB

Tak langgar aturan, Rudiantara persilakan SIMO berbisnis di Indonesia
ILUSTRASI. Virtual SIM Card SIMO

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. SIMO Technology Co Ltd  terus mengembangkan teknologi vSIM atau virtual SIM Card dan layanan roaming dalam satu aplikasi di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyambut baik rencana SIMO. Dari sisi hukum, menurut Rudiantara,  kegiatan bisnis dan penggembangan teknologi yoleh SIMO tidak bertentangan dengan regulasi dan perundang-undangan di Indonesia. 

Ia menilai, pengembangan teknologi SIMO dapat mempercepat program pemerintah khususnya dalam penetrasi broadband di Indonesia. Konsumen pengguna layanan SIMO tak perlu sibuk mencari serta memilih jaringan  di wilayah yang mereka datangi. “Silakan saja jika SIMO mau menggembangkan teknologi dan usahanya di Indonesia,” jelas Rudiantara, dalam pernyataan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Selasa (11/12). 


Sebelumnya Agung Harsoyo, Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengatakan. skema bisnis SIMO merupakan bisnis model yang selama ini belum pernah ada di Indonesia. "Meski tidak melanggar regulasi di Indonesia, BRTI sebagai regulator memahami apa yang menjadi kegelisahan teman-teman operator telekomunikasi di Indonesia. BRTI akan berusaha mencarikan cara yang terbaik untuk meminimalkan dampak terhadap industri telekomunikasi nasional. Mungkin SIMO bisa bekerjasama dengan operator broadband di Indonesia,” kata Agung.

Saat ini SIMO tengah mengembangkan dan melakukan uji coba teknologi vSIM yang dikombinasikan dengan layanan roaming internasional. Di Indonesia, SIMO menggandeng vendor handset Wikko untuk melakukan uji coba vSIM yang dikombinasikan dengan layanan roaming internasional. Chief Executive Offier SIMO Liu Jing menyambut baik respons positif Menteri Kominfo dan BRTI. " Kami berharap SIMO dapat memberikan kontribusi yang positif bagi industri telekomunikasi di Indonesia dan dapat membantu program pemerintah dalam aselerasi penetrasi broadband di Indonesia,” tegas Jing


Reporter: Ahmad Febrian
Editor: Ahmad Febrian
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0613 || diagnostic_web = 0.2968

Close [X]
×