kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45775,30   4,34   0.56%
  • EMAS931.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Tak potong gaji karyawan, ini strategi AP I dan AP II hadapi corona


Senin, 20 April 2020 / 22:20 WIB
Tak potong gaji karyawan, ini strategi AP I dan AP II hadapi corona
ILUSTRASI. Cegah Virus Korona, Angkasa Pura I Lakukan Pengetatan Pemeriksaan Kesehatan Penumpang. DOK Ankasa Pura I

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Angkasa Pura I (Persero) memastikan tidak akan mengambil langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun merumahkan sementara pegawai tanpa digaji kendati target pendapatan perseroan pada 2020 kemungkinan besar tidak tercapai akibat wabah corona (Covid-19).

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan mengatakan, manajemen perusahaan memastikan tidak akan melakukan rasionalisasi untuk jumlah karyawan. Handy juga mengaku tidak ada pemotongan gaji karyawan dan direksi sampai saat ini.

"Strategi untuk mengatasi turunnya pendapatan akan dilakukan dengan berbagai upaya penghematan. Khususnya yang berkaitan dengan cost leadership," ujar Handy, Senin (20/4).

Baca Juga: Catat! Ini layanan di bandara Soetta yang dihentikan saat PSBB di Tangerang Raya

Seperti misalnya, perjalanan dinas pimpinan yang diganti dengan metode video conference serta peninjauan ulang atas rencana investasi perseroan yang dapat ditunda namun tetap sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengungkapkan, untuk menanggulangi penurunan pendapatan tersebut, perusahaan terpaksa mengurangi beragam pengeluaran di 15 bandaranya. Salah satunya ialah dengan merampingkan organisasi di cabang perusahaan.

"Upaya yang kami lakukan dari AP I adalah melakukan inisiatif simplifikasi terhadap organisasi atau organisasi ini dirampingkan lagi terutama yang ada di cabang secara langsung yang memang dari awal sudah kita lakukan," ungkap Faik.

Faik menjelaskan, upaya merampingkan organisasi itu misalnya di satu cabang bandara yang tadinya ada 8 posisi Senior Manager, dikurangi menjadi 5 Senior Manager. Perampingan ini memangkas birokrasi sehingga membuat organisasi jadi lebih tangkas dan gesit dalam menghadapi perubahan yang dinamis.

Faik menampik kalau hal tersebut merupakan Pemutusan Karyawan atau PHK, "yang dimaksud perampingan organisasi adalah perampingan struktur organisasinya, bukan pegawainya. Jadi tidak ada PHK sama sekali," kata Faik.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×