kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tambah 9 Kapal, Humpuss Maritim (HUMI) Siapkan Capex US$ 50,51 Juta


Minggu, 14 April 2024 / 17:55 WIB
Tambah 9 Kapal, Humpuss Maritim (HUMI) Siapkan Capex US$ 50,51 Juta
ILUSTRASI. Humpuss Maritim International (HUMI) menyiapkan dana capex senilai US$ 50,51 juta untuk tahun ini.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten perkapalan PT Humpuss Maritim International Tbk (HUMI) menyiapkan dana capex senilai US$ 50,51 juta untuk tahun ini. Dana tersebut dipakai untuk menambah sembilan armada kapal tahun ini.

"Perusahaan bertujuan menambah total sembilan kapal, terdiri dari tiga kapal kimia, satu kapal LNG, dan lima kapal tug boat. Kebutuhan ini disesuaikan dengan permintaan pasar, dimana ketiga jenis kapal tersebut saat ini sangat diminati di Indonesia," kata Okty Saptarini, Sekretaris Perusahaan HUMI kepada Kontan.co.id belum lama ini. 

Sepanjang 2023, HUMI telah menambah empat kapal baru dalam armadanya. Hingga akhir 2023, total armada yang dimiliki HUMI berjumlah 36 kapal. Hingga 2029, HUMI berencana mengakuisisi 10 kapal tambahan setiap tahunnya. 

Lebih lanjut, Okty menjelaskan bahwa penambahan kapal tersebut juga sebagai upaya menangkap kebutuhan biodiesel yang meningkat. Hal ini seiring dengan adanya aturan Biodiesel 35% (B35) yang mengatur dan meregulasi proses produksi metanol. 

Baca Juga: Sisi Gelap di Balik Ambisi Indonesia Pacu Biodiesel, Defisit Hingga Harga Menjulang

HUMI lebih jauh menjabarkan saat ini Indonesia hanya memiliki satu produsen metanol yang terletak di Kalimantan, yaitu PT Kaltim Methanol Industri, dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 660.000 ton. Menurut HUMI, Indonesia siap untuk meningkatkan produksi metanol, terutama berfokus pada metanol yang berasal dari batu bara dan gas alam.

"Saat ini, Indonesia sangat bergantung pada impor metanol untuk pembuatan biodiesel dan melihat potensi untuk aplikasi industri yang luas. Seiring dengan pertumbuhan permintaan biodiesel Indonesia untuk metanol, HUMI, sebagai mitra logistik, memainkan peran penting dalam mendukung industri dalam negeri yang berkembang," kata Okty. 

Dengan rencana kerja ini, HUMI membidik pertumbuhan laba bersih usaha sebesar 20,50%. HUMI juga menambahkan, pencapaian akhir 2023 secara non-audited, laba bersih usaha mencapai US$ 14,70 juta. 

"Ini artinya meningkat 35% dibandingkan laba bersih pada 2022, di mana manajemen semula menargetkan 20,00% pada akhir 2023," pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×