kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Tanjung Priok Bakal Jadi Pelabuhan Penghubung Internasional


Minggu, 07 Februari 2010 / 20:29 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II akan membuka tender pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok sehingga bisa menjadi pelabuhan penghubung (hub port) bertaraf internasional pada Kuartal III 2010.

"Ekspansi Tanjung Priok akan dimulai tahun depan. Rencananya tender dilakukan Kuartal III mendatang," kata Direktur Utama Pelindo II Richard Jose Lino, akhir pekan lalu.

Menurut Lino, perseroan akan membuka tender untuk peralatan dan pekerjaan yang bisa dibiayai oleh kas internal terlebih dulu senilai Rp 2,7 triliun tahun ini.

"2010 kita anggarkan Rp 2,7 triliun, dimana Rp 1,5 triliun untuk peralatan seperti pengadaan crane baru dan peralatan lainnya. Sementara sisanya untuk pekerjaan penataan pelabuhan dan lainnya," tambahnya.

Seperti diberitakan KONTAN sebelumnya, Pelindo II mencari pendanaan Rp 5 triliun sampai Rp 6 triliun untuk menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai hub port bertaraf internasional.

Dengan menjadi hub port, pengiriman kontainer dari Indonesia ke luar negeri bisa langsung dilakukan tanpa transit terlebih dulu di Singapura atau Malaysia sebelum dikirim keluar negeri oleh kapal pengangkut yang besar.

"Tanjung Priok hanya mampu mengirimkan 4 juta Twenty Feet Equivalent Units (TEUs) kontainer per tahun atau sekitar 40% asal Pelabuhan Belawan Medan, Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Mas Semarang, dan Makassar ke China, Jepang dan Korea. Diluar tiga negara tujuan itu,
harus di hubungkan melalui pelabuhan milik Singapura atau Malaysia," kata Lino.

Otomatis untuk dapat memanfaatkan potensi pengiriman yang terbuang tersebut, pelabuhan Tanjung Priok menurut Lino harus ditingkatkan kapasitasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×