Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) masih melihat penjualan mobil nasional belum mampu menembus level 1 juta unit pada 2026. Hingga September 2026, realisasi penjualan memang menunjukkan pertumbuhan, namun waktu yang tersisa dinilai terlalu pendek untuk mengejar target tersebut.
Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan proyeksi penjualan mobil nasional tahun ini masih berada di kisaran 850.000 unit.
"Proyeksi masih 850.000 unit," ujar Jongkie, Minggu (11/10/2026).
Menurut dia, pencapaian penjualan hingga September belum cukup untuk mendorong pasar kembali ke level 1 juta unit. Sebagai catatan, penjualan mobil nasional terakhir kali menembus 1 juta unit pada 2023.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan dari pabrikan ke dealer atau wholesales sepanjang Januari-September 2026 mencapai 679.020 unit. Realisasi tersebut tumbuh 21% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 561.405 unit.
Baca Juga: Penjualan Mobil Januari-September 2026 Tembus 679.020 Unit, Naik 21%
Sementara itu, penjualan ritel dari dealer ke konsumen mencapai 676.223 unit hingga September 2026. Angka tersebut meningkat 15,4% secara tahunan dibandingkan 585.926 unit pada periode yang sama 2025.
Pertumbuhan juga terlihat pada September 2026. Wholesales tercatat 79.540 unit, melonjak 28,1% secara tahunan dari 62.090 unit pada September 2025. Adapun penjualan ritel tumbuh 27,4% menjadi 81.243 unit dari 63.766 unit.
Meski tumbuh secara tahunan, penjualan mobil secara bulanan masih mengalami koreksi tipis. Wholesales September turun 2,7% dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 81.757 unit. Penjualan ritel juga turun 2,6% dari 83.421 unit pada Agustus.
Baca Juga: Penjualan Mobil Naik 13,9%, Gaikindo Optimistis Target 850.000 Unit Tercapai
Dari sisi merek, Toyota masih memimpin pasar otomotif nasional dengan penjualan 197.809 unit sepanjang Januari-September 2026. Toyota menguasai pangsa pasar sebesar 29,1%.
Daihatsu berada di posisi kedua dengan penjualan 112.442 unit atau pangsa pasar 16,6%. Selanjutnya, Suzuki mencatat penjualan 53.224 unit dengan pangsa pasar 7,8%, disusul Mitsubishi Motors sebanyak 48.414 unit atau 7,1%.
Adapun BYD terus memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Merek kendaraan listrik asal China tersebut mencatat penjualan 43.727 unit sepanjang sembilan bulan pertama 2026 dengan pangsa pasar 6,4%.
Dengan capaian tersebut, BYD berada di posisi kelima dalam daftar merek dengan penjualan mobil terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Penjualan Mobil Menguat, Target 850.000 Unit Tahun Ini Masih Realistis?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














