kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Timah (TINS) Rogoh Rp 33,19 Miliar untuk Eksplorasi Timah pada Kuartal III-2026


Senin, 12 Oktober 2026 / 15:42 WIB
Timah (TINS) Rogoh Rp 33,19 Miliar untuk Eksplorasi Timah pada Kuartal III-2026
ILUSTRASI. PT Timah Tbk (KONTAN/Sabrina Rhamadanty)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk (TINS) mengungkapkan pengeluaran biaya perusahaan untuk kegiatan eksplorasi komoditas timah sebesar tercatat Rp 33,19 miliar pada kuartal III-2026.

Division Head of Corporate Secretary TINS Ruddy Nursalam dalam laporan eksplorasi perusahaan memaparkan, pihaknya mengeluarkan total biaya eksplorasi pada Juli-September 2026 sebesar Rp 33.192.101.386.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 21.629.645.801 dikeluarkan untuk biaya operasional, sedangkan untuk biaya investasi sebesar Rp 11.562.455.585.

Ruddy memerinci, kegiatan eksplorasi perusahaan di laut pada kuartal III hanya meliputi kegiatan survei batimetri di Perairan Bangka.

Baca Juga: Industri Film Indonesia Bidik Pertumbuhan Penonton 5%–10% pada 2026

"Sementara belum ada kegiatan pengeboran baik eksplorasi maupun pandu pada periode ini," imbuhnya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (12/10/2026).

Adapun kegiatan eksplorasi di darat pada kuartal ketiga tahun ini meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic dan geolistrik, serta pengeboran eksplorasi timah primer dan aluvial di Pulau Bangka dan Belitung, dengan total meter bor sebanyak 11.666 meter.

Ruddy mengungkap, pada kuartal IV-2026, perusahaan berencana melakukan kegiatan eksplorasi berupa evaluasi dan melanjutkan kegiatan sebelumnya.

Kegiatan pengeboran di laut direncanakan menggunakan satu Kapal Bor dan empat Ponton Bor yang dialokasikan di perairan Bangka dan Kundur.

Sementara, eksplorasi darat direncanakan untuk pengeboran eksplorasi timah (primer & alluvial) dan pengeboran pandu (primer & alluvial) di Pulau Bangka dan Pulau Belitung, survei geofisika ground magnetic dan geolistrik di daerah Belitung, serta survei topografi dan di Bangka dan Belitung.

Hal ini disampaikan perusahaan untuk memenuhi Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi dan ketentuan Point III.1.6 Tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Berkala lainnya, dalam hal ini Laporan Kegiatan Eksplorasi untuk Perusahaan Pertambangan.

Baca Juga: Batam Mati Lampu, Bahlil Ungkap Bakal Koordinasi dengan PLN Hari Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×