kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

TLKM bantah tambah porsi saham di TELE


Selasa, 20 Juni 2017 / 22:10 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) membantah rumor bahwa perusahaan akan memperbesar kepemilikan saham di PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE).

Harry M Zen, Direktur Keuangan TLKM mengatakan, sampai saat ini, belum ada rencana terkait penambahan saham di TELE. Menurutnya, bagi TLKM, TELE menjadi bagian bisnis perusahaan. "TELE salah satu mata rantai untuk bisnis seluler kami. Khususnya dalam distibusi sim card," katanya di Jakarta, Selasa (20/6).

Sebelumnya, beredar kabar, TLKM melalui anak usahanya, PT PINS Indonesia ingin menambah kepemilikan saham di TELE. Saat ini, PINS Indonesia memiliki 24% saham TELE.

Harry bilang, PINS Indonesia masih menjadi pemilik saham minoritas. Dia enggan berkomentar lebih jauh, bila ada kemungkinan manajemen TELE melepas saham kepada TLKM. "Sama-sama pemegang saham, pasti ketemu, bisa saja saling ngobrol. Tapi saya belum tahu," ucapnya.

Saat ini, saham TELE dimiliki oleh beberapa stakeholder. Diantaranya PT Upaya Cipta Sejahtera dengan kepemilikan 37,32%, PT Esa Utama Inti Persada dengan kepemilikan 13,68%, dan publik sebesar 25%. Sedangkan PT PINS Indonesia mengempit porsi saham sebesar 24%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×