Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jalan Tol Serang–Panimbang memasuki tahap penting menuju pengoperasian.
PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) mulai melaksanakan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) untuk Ruas Rangkasbitung–Cikulur–Cileles sepanjang sekitar 24,17 kilometer.
ULFO dilakukan untuk memastikan ruas tol tersebut memenuhi aspek teknis, keselamatan, keamanan, serta kesiapan fasilitas dan layanan sebelum resmi dioperasikan.
Direktur Utama WSP Puspita Anggraeni mengatakan, pelaksanaan ULFO menjadi bagian penting untuk memastikan ruas tol siap memberikan layanan kepada pengguna jalan.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 13,5 Km Jalan Tol pada 2027, Astra Infra Cermati Peluang Bisnis
“Fokus kami bukan sekadar menyelesaikan pembangunan, tetapi memastikan ruas ini benar-benar siap memberikan layanan yang aman, andal, dan nyaman,” ujar Puspita dalam siaran pers, Senin (28/9/2026).
Jika mulai beroperasi, ruas Rangkasbitung–Cikulur–Cileles diharapkan memperkuat konektivitas Kabupaten Lebak dengan pusat-pusat ekonomi di Banten dan Jabodetabek sekaligus membuka akses yang lebih baik menuju wilayah Banten Selatan.
Peningkatan konektivitas tersebut berpotensi memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Selain itu, akses yang lebih baik diharapkan mendorong pengembangan pariwisata serta membuka peluang investasi dan kegiatan ekonomi baru di sepanjang koridor tol.
“Keberhasilan jalan tol tidak hanya diukur dari tersambungnya ruas, tetapi dari manfaat yang tumbuh di sepanjang koridornya,” kata Puspita.
Jalan Tol Serang–Panimbang merupakan bagian dari pengembangan jaringan jalan tol di Banten yang terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa melalui koridor Tangerang–Merak.
Baca Juga: Kementerian PU Bentuk Balai Dana Tol, Pengamat: Bisa Topang Ruas yang Merugi
Kehadiran tol ini secara bertahap diharapkan memperkuat akses dari Jabodetabek dan Banten Utara menuju wilayah Banten Tengah dan Selatan.
WSP menyatakan proses persiapan pengoperasian ruas tersebut juga didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum, BPJT, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Lebak, aparat keamanan, mitra kerja, serta masyarakat di sepanjang koridor Tol Serang–Panimbang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














