kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Turunnya harga minyak dinilai bisa jadi momentum kurangi beban masyarakat


Rabu, 18 Maret 2020 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) milik PT Pertamina di Jakarta, Selasa (28/8). Turunnya harga minyak dinilai bisa jadi momentum kurangi beban masyarakat. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Turunnya harga minyak dunia bisa dimanfaatkan oleh pemerintah dalam menghadapi virus corona (Covid-19). Salah satunya adalah dengan ikut menurunkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sehingga nantinya ikut mengurangi beban biaya hidup masyarakat.

"Penurunan harga BBM saat ini setidaknya bisa memberikan kontribusi untuk mengurangi beban biaya hidup dan mempertahankan daya beli masyarakat," ujar Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (18/3).

Baca Juga: Penerimaan pajak tertekan pelemahan harga minyak dan kurs rupiah

Asal tahu saja harga minyak dunia telah merosot di bawah US$ 30 per barel. Sehingga dapat dijadikan momentum dalam menurunkan BBM.

"Harga minyak diperkirakan tetap rendah di bawah $30 dalam beberapa bulan ke depan bahkan bisa sampai akhir tahun," terang Faisal.

Hal serupa juga sebelumnya disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas. Ia meminta para menteri melakukan kajian terkait menurunkan harga BBM.

Baca Juga: Sri Mulyani: Asumsi makroekonomi APBN 2020 akan alami perubahan signifikan

Namun, kebijakan penurunan harga BBM belum diambil oleh pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bilang pemerintah masih melakukan monitor harga minyak dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×