kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.898   -94,00   -0,52%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Wilmar dorong petani sawit tingkatkan produktivitas


Rabu, 15 Januari 2020 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Harga CPO dunia kembali naik: Panen tandan buah segar kelapa sawit di PTPN VIII, Bogor, Jawa Barat (17/11)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Selama ini, petani berkebun dengan cara konvensional, padahal untuk memperoleh hasil yang lebih baik, petani perlu melakukan terobosan. “Perlu ada pihak yang mendampingi petani agar dapat mengetahui metode yang lebih baik dalam berkebun,” kata Suhailis.

Dia menilai, pelatihan untuk menambah pengetahuan petan isawit sangat penting guna meningkatkan kesadaran mereka mengenai budidaya yang baik dan benar.

Langkah tersebut juga sebagai upaya menjawab kampanye negatif sawit yang sedang hangat di dunia internasional.

Baca Juga: Indonesia Siap Lepas Pasar CPO Uni Eropa

Senada dengan Suhailis, Ketua Koperasi Sekato Jaya Lestari Joarsa berharap, cara berkebun yang baik dan benar akan berujung pada peningkatan produktivitas kelapa sawit, sehingga kesejahteraan petani meningkat.

Hingga saat ini, produktivitas kebun kelapa kebun sawit petani ada yang masih rendah sehingga memerlukan pendampingan. “Dalam acara ini, kami membahas masalah-masalah dalam budidaya da nberusaha menemukan pemecahannya,” tuturJoarsa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×