kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.823   4,00   0,02%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

VKTR Optimistis Bisnis Kendaraan Listrik Komersial Semakin Prospektif Tahun Ini


Rabu, 27 Mei 2026 / 15:42 WIB
VKTR Optimistis Bisnis Kendaraan Listrik Komersial Semakin Prospektif Tahun Ini
ILUSTRASI. VKTR yakin prospek kendaraan listrik komersial tumbuh di Q2 2026 (Dok/VKTR)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) optimistis prospek bisnis kendaraan listrik komersial masih akan bertumbuh pada kuartal II-2026 hingga sisa tahun ini.

Memasuki kuartal kedua tahun 2026, perusahaan melihat semakin meningkatnya kepercayaan dari berbagai calon pelanggan strategis terhadap penggunaan kendaraan listrik untuk mendukung operasional bisnis mereka secara lebih masif.

Di sisi lain, dinamika geopolitik global dalam beberapa bulan terakhir yang turut memicu volatilitas harga minyak dunia dinilai semakin memperkuat daya tarik kendaraan listrik komersial.

Kenaikan biaya energi berbasis bahan bakar fosil membuat total cost of owning and operating (TCOO) kendaraan listrik semakin kompetitif, terutama untuk kebutuhan operasional armada dengan utilisasi tinggi.

Baca Juga: Konversi LPG ke CNG Memantik Polemik, Tabung CNG 3 Kg Belum Terjamin Keamanannya

Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas, A. Ardiansyah Bakrie, menyampaikan sebagai bagian dari perluasan implementasi kendaraan listrik komersial di berbagai sektor, pada awal kuartal II-2026 VKTR telah menyelesaikan pengiriman unit kendaraan listrik transporter untuk mendukung kebutuhan armada transportasi antarkota oleh perusahaan logistik di Malang, Jawa Timur.

Perusahaan juga telah mengirimkan unit transporter kepada unit bisnis ekosistem Kelompok Usaha Bakrie.

Selain itu, VKTR saat ini tengah menyelesaikan beberapa proyek bersama sejumlah klien strategis sebagai bagian dari pipeline pengembangan bisnis kendaraan listrik komersial.

“Kami percaya tantangan global saat ini justru mempertegas urgensi transisi menuju kendaraan listrik komersial. Dinamika geopolitik global yang memengaruhi volatilitas harga energi semakin menunjukkan keunggulan efisiensi kendaraan listrik dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil, terutama dari sisi biaya operasional jangka panjang,” ungkap Ardiansyah, dalam siaran persnya, Rabu (27/5).

Baca Juga: Manufaktur Bergairah, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Mei 2026 Naik ke Level 53,56

“Dengan fondasi bisnis yang telah kami bangun, mulai dari manufaktur, TKDN, ekosistem purna jual, hingga pengembangan pembiayaan pelanggan,” sebut Ardiansyah, “VKTR optimistis dapat terus mencatatkan pertumbuhan yang sehat dan memperkuat posisi sebagai pemain utama kendaraan listrik komersial nasional.”

Sejalan dengan strategi tersebut, VKTR optimistis dapat terus memperluas penetrasi pasar kendaraan listrik komersial nasional dan memperkuat posisi sebagai salah satu pemain utama dalam transformasi ekosistem transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.

Dari sisi operasional, hingga akhir kuartal I-2026 armada kendaraan listrik VKTR secara kumulatif telah menempuh lebih dari 17 juta kilometer operasional dengan estimasi pengurangan emisi mencapai sekitar 15.000 ton CO₂ dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil konvensional.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan semakin matangnya implementasi kendaraan listrik komersial di Indonesia, di mana kendaraan listrik telah digunakan secara aktif dalam kegiatan operasional harian dengan tingkat utilisasi yang terus meningkat.

 

Sepanjang kuartal I-2026, VKTR juga telah menyelesaikan pengiriman 30 unit bus listrik 12 meter kepada operator TransJakarta untuk mendukung operasional transportasi publik berbasis listrik di Jakarta.

Dengan tambahan tersebut, secara kumulatif VKTR telah memasok sebanyak 152 unit bus listrik untuk armada TransJakarta, atau sekitar 30% dari total armada bus listrik TransJakarta yang saat ini mencapai 500 unit.

Hingga kini, bus listrik VKTR juga masih menjadi satu-satunya pemasok armada bus listrik TransJakarta yang dirakit di dalam negeri dan telah memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×