kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

VKTR Teknologi Mobilitas Serah Terima 8 Unit Bus Listrik ke RAPP


Jumat, 26 Januari 2024 / 11:48 WIB
VKTR Teknologi Mobilitas Serah Terima 8 Unit Bus Listrik ke RAPP
Serah terima unit bus listrik VKTR kepada RAPP.


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten elektrifikasi segmen kendaraan komersiasl, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) melakukan serah terima 8 unit bus listrik kepada PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). RAPP menjadi perusahaan swasta pertama di Pulau Sumatra yang menggunakan bus listrik sebagai transportasi dan mobilisasi karyawan.

Chief Operating Officer (COO) PT RAPP Eduward Ginting mengatakan PT RAPP unit operasional APRIL Group merupakan produsen pulp dan kertas. Dalam kurun 2021-2023, anak usaha APRIL Group ini telah mengoperasikan sebanyak 10 unit bus listrik.

Kemudian di awal tahun 2024 ini, PT RAPP kembali mendatangkan delapan unit bus listrik. Berbeda dari 10 unit yang telah ada sebelumnya, delapan unit bus listrik terbaru ini merupakan produksi BYD yang bekerja sama dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) selaku distributor di Indonesia.

Baca Juga: Serapan Capex VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) Capai 21% Per Desember 2023

"Sehingga total ada 18 unit bus listrik pendukung operasional perusahaan yang tak henti menunjukkan komitmen dalam upaya mewujudkan bisnis berkelanjutan ini," kata Eduward dalam keterangan resminya, Kamis (26/1).

Unit bus listrik VKTR menjadi pilihan untuk RAPP tambahan 8 bus listrik operasional karyawan karena kepercayaan RAPP terhadap kualitas dan portfolio yang dimiliki VKTR sebagai pionir kendaraan komersil termasuk bus listrik di Indonesia.

Ia menuturkan, penggunaan bus listrik ini merupakan satu dari sekian banyak upaya dalam memenuhi komitmen untuk mengurangi emisi karbon dalam proses operasional.

Selain beralih ke bus listrik, kata Eduward, komitmen PT RAPP dalam mengoptimalkan penggunaan sumber energi terbarukan juga dilakukan dengan membangun panel surya untuk menggerakkan pabrik pulp dan kertas. Saat ini, pembangunan baru mencapai total 11 megawatt (MW) dari target 50 MW pada 2030.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×