Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wannan Inti Teknologi menawarkan teknologi biochemical chamber untuk mengolah sampah organik langsung dari sumbernya. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi massa sampah hingga 80% dalam waktu 24 jam, sehingga berpotensi menjadi solusi pengelolaan limbah bagi sektor industri.
Direktur PT Wannan Inti Teknologi Jeremy Wijaya mengatakan, teknologi tersebut dapat digunakan oleh berbagai sektor usaha, termasuk hotel, restoran, serta industri makanan dan minuman. Kapasitas pengolahan disesuaikan dengan model dan spesifikasi mesin, mulai dari 30 kilogram hingga 120 ton sampah per hari.
“Dengan teknologi ini, pengurangan massa sampah bisa mencapai 80% dalam waktu 24 jam,” ujar Jeremy dalam seminar Advanced Composting Technology 2026 yang berlangsung dalam rangkaian ALLPACK INDONESIA EXPO 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (23/10).
Baca Juga: Penjualan Sepeda Motor Naik 9,71% September 2026, AISI Cermati Peluang di Luar Jawa
Sebagai ilustrasi, mesin dengan kapasitas input 120 ton sampah dapat menghasilkan sekitar 24 ton material setelah proses pengolahan. Dengan demikian, volume massa yang tersisa untuk penanganan lebih lanjut dapat berkurang, bergantung pada penerapan teknologi dan pengelolaan hasil olahannya.
Material hasil pengolahan tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai media tanam. Selain itu, material ini diklaim dapat membantu menstabilkan pH tanah dan meningkatkan kandungan nutrisi, termasuk untuk mendukung kegiatan reklamasi lahan.
Meski demikian, efektivitas pengurangan sampah yang berakhir di fasilitas pengolahan akhir tetap bergantung pada penerapan teknologi, sistem pengelolaan di masing-masing lokasi, serta pemanfaatan material hasil olahan.
Dalam seminar yang sama, CEO PT Indonesia Environment Consultant E. Kurniawan Padma menyoroti pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mendorong kegiatan produksi dan konsumsi yang lebih berkelanjutan.
“Kita ingin produksi berkelanjutan melalui konsumsi yang bertanggung jawab, penggolongan, pengolahan dan juga daur ulang serta pemulihan material,” kata Kurniawan.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam seminar tersebut, Pulau Jawa menyumbang 58,7% dari total sampah nasional. Kondisi ini menempatkan pengolahan sampah di sumber sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan limbah.
PT Wannan Inti Teknologi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan industri, integrasi mesin, dan solusi otomasi. Pengembangan teknologi pengolahan sampah organik menjadi salah satu solusi yang ditawarkan perusahaan untuk mendukung pengelolaan limbah di sektor usaha.
Baca Juga: Haka Auto Optimistis Penjualan BYD Terus Tumbuh pada Kuartal IV-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














