Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melakukan langkah optimalisasi aset melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., dan PT Adhi Industri terkait pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung.
Waskita Beton Precast bersama kedua mitra akan membahas sejumlah alternatif skema pemanfaatan Precast Plant WSBP Cibitung, mulai dari penyewaan fasilitas, kerja sama operasional, hingga bentuk kerja sama strategis lainnya.
Kerja sama ini melibatkan Hunan Jiangong Concrete Co., Ltd., perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang di bidang konstruksi bangunan, infrastruktur jalan dan jembatan, dan produksi beton siap pakai. Serta PT Adhi Industri yang bergerak di bidang konstruksi dan industri.
Baca Juga: Alibaba.com Dorong UMKM Indonesia Manfaatkan AI untuk Perluas Pasar Ekspor
Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast Fandy Dewanto mengatakan keterlibatan kedua mitra menjadi bagian dari upaya mengeksplorasi peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui kolaborasi yang sesuai dengan kapabilitas dan kebutuhan para pihak.
“Melalui kerja sama ini, Waskita Beton Precast membuka peluang optimalisasi Precast Plant WSBP Cibitung melalui berbagai skema yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Kami berharap pembahasan bersama para mitra dapat menghasilkan bentuk kerja sama yang tepat, sehingga potensi aset dapat dimanfaatkan secara lebih produktif,” ujar Fandy, dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).
Precast Plant WSBP Cibitung memiliki kapasitas produksi hingga 325.000 ton per tahun dan mampu memproduksi berbagai jenis beton precast, seperti PC-I Girder, Full Slab, Square Pile, dan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP).
Sepanjang operasionalnya, fasilitas ini telah menyuplai produk beton pracetak untuk berbagai proyek infrastruktur di Indonesia, antara lain Jalan Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu, Jalan Tol Cimanggis–Cibitung, dan berbagai proyek lainnya.
Lewat optimalisasi aset, lanjut Fandy, dapat meningkatkan produktivitas fasilitas sekaligus membuka peluang pendapatan berbasis aset bagi Waskita Beton Precast.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efektivitas aset yang dimiliki.
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Waskita Beton Precast senantiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Karya Pacific (IATA) Catat Nihil Biaya Eksplorasi per Juli 2026, Ini Rencananya
“Melalui langkah optimalisasi aset ini, Waskita Beton Precat terus mengembangkan pemanfaatan aset secara produktif dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














