kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Wavin Bakal Membangun Pabrik Perdana di Indonesia


Jumat, 30 September 2022 / 05:55 WIB
Wavin Bakal Membangun Pabrik Perdana di Indonesia


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wavin bakal membangun pabrik pertamanya di Indonesia. Pabrik yang direncanakan memproduksi aneka produk pipa itu bakal berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah.

Country Director Wavin Indonesia, Johannes Drees mengatakan, peresmian investasi untuk pabrik tersebut bakal dilakukan pada 3 Oktober 2022 mendatang.

“Investasi ini memungkinkan kami untuk semakin memperluas jangkauan kami dalam menawarkan solusi, serta membuka lapangan kerja dan aktivitas ekonomi secara lokal,” tutur Johannes dalam siaran pers yang dirilis  Kamis (29/9).

Baca Juga: Bisnis Kawasan Industri Bergairah, Simak Daftar Industri Penopangnya

Pabrik perdana Wavin bakal dibangun di atas lahan seluas 20 hektar di KIT Batang. Belum ketahuan berapa anggaran investasi maupun kapasitas produksi yang direncanakan bakal terpasang di pabrik Batang. 

Yang terang, sebagai gambaran, ketika beroperasi komersial nanti, pabrik Batang diproyeksikan bakal mempekerjakan sekitar 150 orang pada lini produksi dengan kemungkinan ekspansi menjadi 250 orang di masa-masa berikutnya.

Baca Juga: Kepala BKPM pastikan KIT Batang siap terima investor tahun ini

Produk yang dihasilkan meliputi pipa UPVC dan fitting. Selain itu, manajemen Wavin juga berencana ‘menyisakan” area luas yang memungkinkan perusahaan untuk memproduksi berbagai macam produk inovatif seperti  produk pipa kedap suara, sistem pengolahan air buangan, pengolahan air hujan, dan pengolahan banjir untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam membangun  kota dan bangunan yang kokoh serta hemat energi.

“Kami akan mengikuti  standar kualitas global maupun standar lokal yang telah ditetapkan pemerintah dalam menghasilkan produk,” tutur Johannes.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×