kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.806.000   14.000   0,78%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Wika Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp 4,99 Triliun per Oktober 2024


Jumat, 22 November 2024 / 06:38 WIB
Wika Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp 4,99 Triliun per Oktober 2024
ILUSTRASI. Hingga Oktober 2024, Wijaya Karya Beton (WTON0 sudah mendapatkan kontrak baru sebesaar Rp 4,99 triliun


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) sudah mengantongi kontrak baru sebesar Rp 4,99 triliun hingga Oktober 2024.

Sekretaris Perusahaan WTON Yushadi mengatakan, proyek yang menyumbang performa perseroan didominasi oleh proyek pada sektor infrastruktur sebesar 71,55%.

Lalu, disusul proyek di sektor industri sebesar 13,87%, proyek di sektor kelistrikan sebesar 7,12%, serta sisanya berasal dari sektor properti 6,71%, energi 0,49%, tambang 0,26%.

Sementara itu, berdasarkan segmentasi pelanggan, perolehan kontrak baru didominasi oleh pelanggan swasta sebesar 79,26%.

“Kemudian, perusahaan BUMN lain sebesar 17,97%, afiliasi WIKA sebesar 1,18%, perusahaan induk WIKA sebesar 1,17%, dan pemerintah sebesar 0,42%,” ujarnya dalam acara Media Gathering WTON, Kamis (21/11).

Baca Juga: WTON Revisi Target Kontrak Baru Tahun 2024 Jadi Rp 6 Triliun

Per September 2024, WIKA Beton membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 3,39 triliun. Raihan ini meningkat 13,64% secara tahunan alias year on year (YoY) dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,98 triliun. 

WIKA Beton juga berhasil meningkatkan perolehan laba bersih sebesar 19% YoYo ke Rp 33,46 miliar per kuartal III 2024.

Porsi pendapatan perseroan masih didominasi oleh segmen beton, baik itu beton pracetak maupun beton segar (readymix), yakni sebesar 88,12%.

“Lalu, disusul segmen jasa sebesar 11,84% dan segmen material sebesar 0,04%,” ungkapnya.

Yushadi menegaskan, WTON masih berkomitmen untuk mendukung usaha pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air. 

“Hal ini dilakukan melalui berbagai produk dan jasa yang berkualitas dan bermutu tinggi, diimbangi dengan praktik industri hijau yang berkelanjutan,” paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×