kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.927
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS617.104 0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Ada peluang pengurangan biaya operasional proyek IDD Gendalo-Gehem

Jumat, 13 April 2018 / 14:49 WIB

Ada peluang pengurangan biaya operasional proyek IDD Gendalo-Gehem
ILUSTRASI. Kilang minyak Chevron

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Chevron Indonesia terus mengerjakan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD). Tahap pertama IDD yaitu pengembangan Lapangan Bangka, telah berproduksi sejak Agustus 2016 dan telah menghasilkan delapan kargo gas alam cair (LNG) yang dikapalkan dari Terminal LNG Bontang.

Tahap kedua proyek IDD, pengembangan Gendalo–Gehem, sedang dalam tahap studi dan konsep kelayakan pekerjaan keteknikan dan desain, atau pre-Front End Engineering and Design. Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit Chuck Taylor menyampaikan Chevron berusaha untuk bisa menyelesaikan Pre-FEED ini dengan segera.

“Kami berupaya untuk menyelesaian studi-studi ini sesegera mungkin dan akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk melanjutkan proyek nasional strategis ini ke tahap selanjutnya,”ujar Taylor dalam siaran pers pada Jumat (13/4).

Pre-FEED Gendalo-Gehem yang telah dimulai pada Desember 2017 berjalan dengan baik. Sejauh ini Pre-FEED telah menghasilkan optimalisasi konsep pengembangan dan dasar penyederhanaan rancangan menunjukkan pengembangan modal dan pengurangan biaya operasional yang signifikan.

Seperti diketahui, Chevron (sebagai operator) memegang 63% saham kepemilikan di Proyek IDD (secara agregat), bersama mitra joint venture lainnya, yaitu Eni, Tip Top, PHE, dan para mitra Muara Bakau. Chevron berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia dalam mengembangkan sumber daya energi, baik di darat maupun lepas pantai.

Chevron Indonesia menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia dengan lapangan-lapangan migas darat di Riau, Sumatera dan lapangan-lapangan migas lepas pantai di Kalimantan Timur.

Chevron mencatat telah mencapai lebih dari 13 miliar barel minyak untuk pemenuhan kebutuhan energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam mengoperasikan blok migas, Chevron bekerja di bawah pengawasan SKK Migas berdasarkan kontrak kerja sama atau Production Sharing Contract (PSC).


Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Sofyan Hidayat

CHEVRON

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×