INDUSTRI
Berita
Bloomberg TV akhirnya hadir di Indonesia

TELEVISI

Bloomberg TV akhirnya hadir di Indonesia


Telah dibaca sebanyak 3086 kali
Bloomberg TV akhirnya hadir di Indonesia

JAKARTA. Bloomberg Television hari ini, Kamis (7/3) mengumumkan diri hadir di Indonesia. Untuk mengudara di Indonesia, Bloomberg Television menggandeng Idea Group, perusahaan media dan komunikasi yang berbasis di Jakarta.

Bloomberg Television Indonesia akan diproduksi dalam bahasa Indonesia. Nantinya, Bloomberg TV Indonesia bekerjasama dengan perusahaan penyiaran baik yang berbasis free to air, TV berbayar, internet, maupun saluran bergerak (mobile).

Adhitya Chandra Wardhana, CEO Bloomberg TV Indonesia mengatakan, saat ini konsepnya masih berupa soft launching Bloomberg TV Indonesia. "Kami akan tayang mulai Mei 2013," kata Adhitya Chandra Wardhana, di Jakarta, Kamis (7/3).

Rencananya, Bloomberg TV Indonesia  yang tidak berbayar akan hadir di tiga kota di Indonesia, yaitu di Jakarta, Surabaya dan Depok. Setelah itu, Bloomberg TV Indonesia akan hadir di Makassar untuk melayani Indonesia bagian Timur. Sebelum di Indonesia, Bloomberg TV telah hadir di Singapura, Hongkong, dan London. (M Zulfikar/Tribunnews)

Editor: Asnil Bambani Amri
Telah dibaca sebanyak 3086 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..